oleh

Dodi Akui Prihatin dengan Polisi

Di Daerah Pelosok

LINGGAU POS ONLINE, SEKAYU – Jajaran Polres Musi Banyuasin (Muba) tampak bahagia, pasalnya terhitung, Selasa (30/1), Mapolres Muba resmi memiliki aula serbaguna yang dinamai aula H Alex Noerdin. Aula tersebut dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba, tidak hanya aula Pemkab Muba juga menyerahkan puluhan bantuan kendaraan operasional roda dua dan roda empat.

“Bantuan kendaraan operasional ini saya berharap diutamakan diperuntukkan untuk polisi yang bertugas di kawasan pelosok. Terus terang saya sangat prihatin dengan kondisi mereka yang mengabdi dan menjaga keamanan di daerah-daerah terpencil,” kata Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin di sela Serah Terima Hibah Bangunan dan Bantuan Operasional dari Pemkab Musi Banyuasin kepada Polres Musi Banyuasin, Selasa (30/1) di halaman Mapolres Muba.

Menurutnya, tugas polisi yang berada di kawasan pelosok sangat berat, untuk itu harus terus diperhatikan dan diberikan support.

“Mereka juga ujung tombak yang menjaga kenyamanan dan keamanan daerah-daerah di Muba ini, peran mereka sangat besar,” paparnya.

Ia menambahkan, Pemkab Muba akan terus bersinergi dengan Polres Muba dalam upaya menjaga Muba supaya terus aman dan komitmen untuk zero konflik.

“Terlebih kita nanti akan menghadapi Pemilihan Gubernur, Muba harus tetap konsisten menjaga kerukunan saat Pilkada berlangsung pada 27 Juni nanti,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Muba, AKBP Rahmat Hakim menyebutkan jajaran Polres Muba sangat kagum dengan upaya Pemkab Muba yang sangat peduli dengan meminimalisir konflik baik antar umat beragama maupun antar etnis.

“Pak Bupati sangat komitmen, kami sangat berterima kasih dengan bantuan yang diberikan dan kepedulian terhadap anggota kami di lapangan,” ungkapnya.

Pada kesempatan Serah Terima Hibah Bangunan dan Bantuan Operasional Dari Pemkab Musi Banyuasin Kepada Polres Musi Banyuasin bantuan yang diberikan diantaranya satu unit kendaraan roda empat, 30 unit kendaraan roda dua.

* Dodi Kabulkan Impian Warga Sanga Desa

Selama enam tahun kesulitan akses jalan penghubung dan jalan yang rusak, akhirnya kini masyarakat Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Muba leluasa menikmati jembatan baru yakni Jembatan Muara Rawas Desa Terusan yang merupakan jalur penghubung antar desa di Kecamatan Sanga Desa.

“Alhamdulillah kami sangat berterima kasih dengan pak Bupati Dodi Reza Alex yang telah mengabulkan mimpi kami, semenjak dikomandoi beliaulah jembatan ini akhirnya selesai dibangun dan memudahkan akses warga Sanga Desa,” kata Tokoh Masyarakat setempat H Arfan di sela Kunjungan Kerja Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin pada Peninjauan Jembatan Muara Rawas, Selasa (30/1).

Menurutnya, selama ini warga setempat sangat kesulitan beraktivitas dengan kondisi jalan yang rusak dan tidak memiliki jembatan penghubung ke Desa Macang Sakti.

“Padahal di sini merupakan jalan poros alternatif masyarakat untuk mencari uang, terus terang dengan selesainya pembangunan jembatan ini sangat meringankan beban kami warga setempat,” ungkapnya.

Kepala DPU PR Kabupaten Muba, Herman Mayori menjelaskan pembangunan jembatan Muara Rawas sudah sejak 2012 lalu dimulai dan pada 2018 ini sudah bisa digunakan dan dilalui.

“Jembatan ini menghubungkan beberapa desa dan bisa memperlancar akses warga sekitar,” imbuhnya.

Lanjutnya, jembatan Muara Rawas ini memiliki panjang 320 meter dan lebar 7 meter.

“Selama enam tahun pembangunan jembatan ini menelan biaya Rp 114 miliar,” ungkap Herman.

Sementara itu, Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin menegaskan pembangunan jembatan tersebut memang sudah menjadi ‘PR’ Pemkab Muba untuk segera diselesaikan. “Ini sudah jadi tanggung jawab kami, Alhamdulillah saat ini pembangunannya telah selesai dan sudah bisa digunakan,” imbuhnya.

Dodi menambahkan, pada 2019 mendatang persoalan jembatan penghubung antar desa dan jalan rusak akan dituntaskan.

“Insya Allah 2019 semua tuntas seluruh pembangunan jembatan penghubung antar desa selesai dikerjakan dan akses semua jalan bisa mulus 100 %,” ungkapnya. (rls)

Komentar

Rekomendasi Berita