oleh

Doakan Alumni SMAN Tugumulyo Sukses di Masa Depan

SMAN Tugumulyo atau lebih dikenal sebagai Sekolah Rujukan di Kabupaten Musi Rawas menggelar Acara Perpisahan Siswa Siswi Kelas XII, Rabu (18/4).

Tahun Pelajaran 2017/2018 ini SMA yang dipimpin Drs Romdon, MM itu akan meluluskan 345 peserta didik.

Acara perpisahan tersebut dikemas penuh keakraban. Ratusan tamu undangan yang terdiri dari Polsek Tugumulyo AKP Dedi Purma Jaya, Sekretaris Camat Tugumulyo Badrun, Tokoh Masyarakat dan orang tua wali siswa kelas XII disuguhi penampilan tari kreasi, musikalisasi puisi dan banyak hasil kreativitas siswa.

Di hadapan tamu undangan, Kepala SMA Negeri Tugumulyo Drs Romdon, MM mengungkapkan, 345 peserta didiknya itu telah mengikuti rangkaian ujian. Seperti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Praktik sekaligus Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ia mendoakan seluruh peserta didiknya itu lulus dengan nilai terbaik, dan diberikan kemudahan oleh Allah SWT untuk menggapai cita-cita yang diinginkan.

Romdon juga mengingatkan agar siswa siswinya tak mudah berpuas diri. Setelah lulus SMAN Tugumulyo, ia menyarankan para alumni melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi (PT) baik negeri maupun swasta. Sebagaimana yang sudah dicapai 19 siswa alumni tahun ini.

“Jadi ada 19 teman-teman kita alumni 2018 ini diterima di PTN melalui SNMPTN Jalur Undangan. Salah seorang diantaranya, Sakdiyah Sariwati yang diterima masuk pendidikan dokter di Universitas Sriwijaya (Unsri),” terangnya.

Romdon mengucapkan selamat pada siswa siswi yang diterima SNMPTN. Nah, bagi yang belum diterima, jalan untuk masuk PTN itu banyak. Bisa melalui SBMPTN maupun Seleksi Jalur Mandiri.

“Bagi yang memilih kuliah, pesan saya jaga nama baik SMAN Tugumulyo. Dan tetap konsisten untuk menunjukkan prestasinya, di manapun,” jelasnya.

Ia meyakini, alumni SMAN Tugumulyo selalu mendapatkan hati di masyarakat. Bahkan, Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas pun alumni SMAN Tugumulyo. Sehingga ia optimis, alumni tahun 2017/2018 ini kelak akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa. Minimal, akan memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitarnya, sesuai dengan ilmu dan keterampilan yang dimiliki.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Camat Tugumulyo, Badrun. Ia mengibaratkan siswa siswi yang tamat SMA itu ibarat buah baru mengkal. Belum begitu masak, dan perlu diperam.

“Nah, peramnya itu dengan kuliah di kampus PTS maupun PTN. Jadi saran saya ke orang tua, ayo dorong putra putrinya kuliah. Karena sekarang beasiswa banyak. Kalaupun tidak keluar kota, di Kota Lubuklinggau pun ada. Jadi upayakan anak-anak kita ini minimal S1. Sehingga bisa berdaya saing ke depan,” jelasnya. (02)

Rekomendasi Berita