oleh

Doa Ziarah Kubur, Bacaan Latin, Terjemahan dan Tata Cara Lengkapnya

LINGGAUPOS.CO.ID- Berikut doa ziarah kubur lengkap dengan bacaan latin beserta terjemahnya. Perhatikan pula tata cara ziarah kubur dalam penjelasan di bawah ini.

Melakukan ziarah kubur adalah ajaran Sunnah yang diajarkan oleh agama Islam sebagai bentuk refleksi diri seorang Muslim. Ziarah kubur sendiri sudah menjadi budaya di Indonesia dari zaman nenek moyang kita.

Umumnya ziarah kubur dilakukan pada momen-momen tertentu, seperti saat awal puasa maupun menjelang lebaran. Sedangkan di luar dari itu waktu yang tepat untuk melakukan ziarah kubur adalah pada hari Kamis setelah ashar maupun hari Jumat. Karena pada dasarnya menurut kepercayaan Islam hari Jumat adalah hari yang paling baik di antara hari baik lainnya.

Doa Ziarah Kubur

Adapun bacaan latin doa ziarah kubur adalah sebagai berikut.

A’udzubillahi minasyaithoonir rojim. Bismillahirrohmannirrohim. Alhamdullilahi robbil ‘alamin, hamdan syakiriin, hamdannaa’imiin, hamdan yuwaafiini’amahu wayukaafii mazidah, yaa robbanaa lakal hamdu kamaa yanbaghi lijalali wajhika wa’adzimi sultonik, allohumma shoolli wasalim ‘ala sayyidina muhammad wa’ala alii sayyidina muhammad.

Alloh humma taqobal wa ausil sawaaaba maa qoro, nahu minal qur’anil ‘adzim, wa maa halalna wa maa sabahna wamastaghfarnaa wamaa sholaina ‘atsayyidina muhammad sollallohu’alaihi wasallam, hadiyatan wasilatan, warohmatan najilatan wa barokatan samilatan ilaa hadoroti habibina wasafi’ina waquroti a’ayuninaa sayyidina wamaulanaa muhammadin sollallohu ‘alaihi wa sallam, wa ila jami’ii ikhwanihi minal anbiyaai walmursaliina wal auliyaai, wassuhadai, wassolihina, wassohabati wattabi’ina wal’ulamail ‘alimina wal mushonnafiinal mukhlisiina wa jami’il mujaa-hidiina fi sabilillahi robbil ‘alaminn, wal malaikatil muqorrobina khusushan ila sayyidina syaih abdul qodir zailanii.

Summa ilaa jami’i ahlil qubur, minal muslimiina wal muslimati, wal mu miniina wal mu minaati, min masaarikil ardhi ila magooribiha barriha wabahriha khusushan ila aabaaina wa ummahaa tiinaa, wa ajdaadina, wanakhussu khusushan manijtam’anaa hahunaa bisababihi waliajlihi.

Artinya:

Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah penguasa alam semesta, sebagaimana orang-orang yang bersyukur dan orang-orang yang mendapat banyak kenikmatan memuji-Nya. Dengan pujian yang sepadan dan nikmat-Nya dan memungkinkan pertambahannya. Wahai Tuhan kami, pujian hanyalah untuk-Mu, sebagaimana yang layak akan kemuliaan Dzat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu. Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad junjungan kami dan kepada keluarga beliau.

Ya Allah, terimalah dan sampaikanlah pahala Alquran yang kami baca, tahlil kami, tasbih kami, istighfar kami dan shalawat kami kepada Nabi Muhammad SAW sebagai hadiah yang menjadi penyambung, sebagai rahmat yang turun dan sebagai berkah yang menyebar kepada kekasih kami, penolong kami dan buah hati kami, pemuka dan pemimpin kami, yaitu Nabi Muhammad SAW, juga kepada seluruh kawan-kawan beliau dari kalangan para Nabi dan Rasul, para wali, para syuhada’, orang-orang shalih, para sahabat, para tabi’in, para ulama yang mengamalkan ilmunya, para pengarang yang ikhlas dan orang-orang yang berjihad di jalan Allah Tuhan semesta alam, serta para malaikat yang selalu beribadah, khususnya ditujukan kepada Syekh Abdul Qadir Jailani.

Tata Cara Melakukan Ziarah Kubur

Karena melakukan ziarah kubur hukumnya Sunnah, berikut adalah urutan tata cara melakukan ziarah kubur menurut Sunnah:

Diutamakan berwudhu

  1. Mengucap salam kepada ahli kubur
  2. Memanjatkan doa kepada Almarhum
  3. Membaca ayat-ayat pendek Al-Quran
  4. Jangan menginjak bagian atas kuburan
  5. Jangan bertindak berlebihan

Demikian tata cara ziarah kubur sesuai dengan sunnahnya. Jadi, apakah anda sudah hafal dengan bacaan latin doa ziarah kubur?

Sumber: suara.com

Rekomendasi Berita