oleh

DMI Lubuklinggau Raih Prestasi di Kancah Nasional

Juara Lima Pengelolaan Akustik Masjid se-Indonesia

DEWAN Masjid Indonesia (DMI) Kota Lubuklinggau menorehkan prestasi di tingkat nasional. DMI berhasil menjadi juara lima, dalam pengelolaan teknisi akustik masjid se-Indonesia di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Barat.

Ketua DMI Kota Lubuklinggau, Tarmizi Yusuf mengungkapkan bahwa pihaknya menerima langsung tropi lima besar tersebut, dari Ketua DMI Pusat, H.M Yusuf Kalla yang merupakan Wakil Presiden Republik Indonesia.

“Kami DMI Lubuklinggau mewakili Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), alhamdulillah berhasil masuk lima besar dalam ajang pengelolaan teknisi akustik masjid se-Indonesia,” kata Tarmizi, Senin (13/11).

Dikatakannya, tropi tersebut diterima pihaknya pada Jumat (10/11) lalu di asrama haji, pondok gede Jakarta Barat dalam acara Muktamar DMI ke-7.

“Alhamdulillah ini suatu prestasi bagi kami. Apalagi mewakili Sumsel pada tingkat nasional,” paparnya.

Sementara itu tidak hanya berprestasi dibidang pengelolaan teknisi akustik masjid se-Indonesia. Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau di bawah kepemimpinan H SN Prana Putra Sohe dan H Sulaiman Kohar, terus berkomitmen dalam melaksanakan program keagamaan, dengan memberikan bantuan untuk pembangunan Masjid se-Kota Lubuklinggau. Bahkan sampai saat ini, lebih dari 200 Masjid sudah dibantu dalam hal pembangunannya.

Melalui program ini, Nanan sapaan akrab orang nomor satu di pemerintahan Kota Lubuklinggau ini yakin. Tinggal bagaimana kedepannya, bersama-sama meramaikan Masjid.

“Ketika semua masjid fisiknya sudah bagus, tanpa membebani uang kas masjid. Maka kedepan, bantuan kita alihkan untuk perayaan peringatan empat hari besar keagamaan. Sehingga di setiap Masjid pada saat peringatan hari besar agama, dilaksanakan dengan meriah. Dan tentunya, diikuti oleh jemaah masjid itu sendiri,” ungkap Nanan.

Bahkan kedepan diharapkan, setiap masjid bisa memakmurkan masyarakat di sekitarnya.

“Bisa memberikan santunan saat hari raya Idul Fitri dan idul Adha, atau membuka koperasi atau usaha minimarket,” tegasnya. (Rls/09)

Komentar

Rekomendasi Berita