oleh

Dituduh Maling Duit, Leo Tewas dengan Luka Bacok

LINGGAU POS ONLINE – Warga Dusun I, Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak geger. Pasalnya, terjadi aksi pembacokan terhadap Leo Candra (23) hingga meregang nyawa oleh Heri Susanto (42), yang tidak lain tetangganya sendiri.

Informasi yang didapat, kejadian tersebut terjadi Selasa (10/12/2019) sekitar pukul 07.30 WIB, bermula dari terjadinya cekcok mulut antara pelaku dan korban. Di mana pelaku menuduh korban telah mencuri sejumlah uang miliknya.

Namun, korban Leo menyangkal tuduhan itu. Sehingga membuat pelaku Heri kembali ke rumah untuk mengambil senjata tajam jenis golok yang berada di rumahnya, dan mengejar korban yang sedang berada di dapur rumah, dan membacoknya berulang kali.

Tak ayal, korban langsung terkapar bersimbah darah. Melihat korban tidak berdaya, pelaku langsung melarikan diri. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mencoba menyelamatkan korban dan membawanya ke Puskesmas Simpang Babat. Namun, nyawanya tak terselamatkan.

“Warga tidak ada yang berani mendekat, karena pelaku terlihat sangat emosi membawa golok. Kejadian sangat cepat, sehingga saat polisi datang korban sudah bersimbah darah dan ditingalkan pelaku,” jelas Santri, salah satu warga setempat.

Kapolres PALI AKBP Yudhi Suhariyadi SIK melalui Kapolsek Penukal Abab Iptu Alpian SH membenarkan adanya kejadian tersebut, dan pihaknya telah mengamankan pelaku Heri beserta barang bukti golok yang digunakanya.

“Pelaku datang ke rumah korban dan langsung membacok korban dengan golok, yang mengenai kepala, lengan kanan dan kiri, kaki kanan, sehingga korban meninggal dunia ditempat,” ujar Alpian, Rabu (11/12/2019).

Dikatakan Alpian, bahwa Unit Reskrim Mapolsek Penukal Abab telah melakukan olah TKP dan melakukan pencarian terhadap tersangka. Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya pelaku berikut barang bukti berhasil diamankan.

“Dugaan sementara, motif kejadian tersebut karena korban diduga telah mengambil uang milik tersangka sebanyak Rp2.150.000. Pelaku sendiri akan dikenakan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman pejarah 15 tahun,” pungkasnya. (*)
Sumber Enim Ekspres

Rekomendasi Berita