oleh

Ditinggal Buka Puasa, Motor di Depan Kos Hilang

LINGGAUPOS.CO.ID – Apes dialami Irma Safitri Yuda (24), penghuni kos di RT.3 Gang Armi, Jalan Majapahit, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Tumur I. Sebab motor Honda Beat warna merah hitam, kesayangannya raib saat berbuka puasa, Minggu (25/4/2021).

Irma menceritakan, sebelum magrib motor miliknya sempat dibawa oleh adiknya. Baru pulang menjelang buka puasa. Lalu motor diparkir di depan kos. Tak lama, masuk waktu berbuka, dia bersama adiknya lalu berbuka puasa.

“Sadar motor hilang itu pas isa. Saat itu saya minta adik saya untuk masukan motor. Pas dia mau masukan motor, sudah tidak ada lagi,” katanya.

“Setelah melihat melihat motor sudah tidak ada lagi, kami lansung tanya-tanya ke tetangga sekitar. Ada yang melihat orang disekitar kosan. Tapi tidak begitu jelas dan tidak mengira akan maling motor,” katanya.

Diapun tidak ada firasat apapun, kalau motornya akan hilang. Selama ini di kosan tersebut aman-aman saja.

Ditambah lagi setiap dirinya pulang kerja selama membawa motor masuk ke dalam rumah. “Biasanya kalau saya yang bawa motor, setiap pulang lansung dimasukan ke rumah,” katanya.

Dia juga menuturkan, adiknya sebelum sampai di kosan, pada sore itu, sempat merasa diikuti seorang pemuda tanggung mengendaran motor warna putih.

“Adek aku ini sebelum magrib, saat pulang ke rumah lewat depan di STKIP, ada budak tanggung yang cak-cak ngikuti. Bahkan sampai masuk gang. Pas adek aku naik ke teras, dia pergi,” ceritanya.

Setelah kejadian, dirimya juga sempat mengecek CCTV yang terpasang di rumah tentangga. Namun sayang kamera CCTV tidak mengenai lansung tepat di depan kosan.

“Setelah kami cek cctv, memang terekam ada seperti motor Beat yang mutar di depan rumah tentangga. Jamnya memang sekitar saat motor kami hilang. Tapi belum bisa memastikan karena warnanya tidak telihat, karena video hitam purih, dan plat nomor juga tidak tampak,” katanya, yang mengaku sudah lapor ke Polisi.

Sementara itu, Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP Diaz Oktara saat dikonfimasi mengaku belum mengecek apakah ada laporan masuk, oleh korban Irma. (*)

Rekomendasi Berita