oleh

Ditendang Pengendara NMax, Pelajar SMPN 1 Lubuklinggau Empat Hari Koma

LINGGAUPOS.CO.ID – Antonyo Cayrolly alias Arul (14) warga Jalan Kelapa Kelurahan Batu Urip Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur II, selama empat hari koma, setelah menjadi korban penganiayaan oleh orang tidak dikenal (OTD), Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 05.30 WIB.

Kejadiannya di Jalan Yo Sudarso depan Dealer Thamrin Brother Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Arul mengalami pendarahan di otak, hingga harus menjalani operasi di RS Siloam Sriwijaya Palembang.

Diceritakan kakek Korban, Nurdin M Zen, pagi itu cucunya Arul bersama teman-temannya jalan-jalan pagi selepas subuh. “Mereka mungkin main petasan di depan Dealer Thamrin Brother itu,” cerita Nurdin, Selasa (27/4/2021).

Saat itu tiba-tiba ada pengendara sepeda motor jenis Yamaha NMax melintas dari arah pasar. “Informasinya boncengan, salah satunya langsung menendang leher kiri cucu saya, hingga langsung jatuh dan pingsan,” cerita Nurdin sambil menambahkan, sendal milik pelaku tertinggal di lokasi.

Arul yang merupakan siswa Kelas VII SMPN 1 Lubuklinggau itu, kemudian langsung dilarikan oleh warga ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau. “Saya dapat laporan warga langsung menyusul ke RS Siti Aisyah,” jelasnya.

Di rumah sakit, kondisi Arul tidak sadarkan diri dan kepala belakangnya benjol besar. “Hari itu juga langsung dirujuk ke RS Siloam Silampari, kemudian kembali dirujuk ke RS Siloam Sriwijaya di Palembang,” tambahnya.

Saat mengantar Arul menggunakana ambulance, ketersedian oksigen di ambulance ternyata terbatas, makanya saat di Sekayu pindah ke ambulance yang menjemput dari Palembang.

“Malam itu juga, cucu saya dioperasi di Palembang, karena ada pendarahan di otaknya. Setelah empat hari koma, akhirnya sadar, dan Sabtu (24/4/2021) sudah boleh pulang, saat ini masih di Palembang,” jelasnya.

Ia menambahkan, kasus ini sudah dilaporkan oleh orang tua Arul, Elya Alam Sari alias Yon, ke Polres Lubuklinggau, pada Rabu (21/4/2021). “Kami sangat-sangat terpukul atas kejadian ini, kami tentunya sangat berharap sekali agar pelaku bisa ditangkap,” tambahnya.(*)

Rekomendasi Berita