oleh

Distribusi LPG 3 Kg di Empat Lawang Tidak Tepat Sasaran

LINGGAU POS ONLINE- Pendistribusian  Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram (Kg) di Kabupaten Empat Lawang, diduga tidak tepat sasaran. Salah satunya, masih digunakan pemilik rumah makan dan restoran besar.

Padahal sudah jelas diatur Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 26 Tahun 2009 dalam Pasal 20 ayat (2), Tabung LPG bersubsidi 3 kg diperuntukkan hanya penggunaan rumah tangga dan usaha mikro.

Namun dari pantauan awak di lapangan penggunaan tabung LPG 3 Kg masih terdapat di rumah makan di Kecamatan Tebing Tinggi.

“Memang masih banyak yang menggunakan tabung LPG 3 kg, untuk membuka usaha rumah makan,” ungkap Andri, salah seorang warga Tebing tinggi, kemarin (25/10).

Tidak tepat sasarannya saat pendistribusian, dikhawatirkan Andri menyebabkan masyarakat yang tidak mampu tidak kebagian karena stok habis diborong oleh pengusaha, yang dinilai tidak layak lagi menggunakan LPG 3 kg tersebut.

“Saat ini harga pangkalan itu selisihnya lumayan jauh. Kalau langsung membeli di pangkalan atau agen harganya Rp17 ribuan tapi kalau sudah di warung menjadi Rp20 ribu sampai Rp22 ribu per tabung,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kabupaten Empat Lawang, Almutholib melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Khamirun mengatakan akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan mempelajari aturan- aturannya.

“Kita akan koordinasikan dahulu dengan dinas terkait, masalah aturan kami pelajari dulu,” ungkapnya.

Laporan Kayan Manggala

Rekomendasi Berita