oleh

Disperindagkop Pantau Harga Pangan

Linggau Pos Online,

MURATARA – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) rutin Inspeksi Mendadak (Sidak) ke pasar, tujuannya memantau harga pangan. Selain pemantauan juga dilakukan pengawasan barang beredar, khususnya makanan dan minuman yang diduga mengandung zat berbahaya, baik formalin, boraks dan jenis pengawet lainnya. Langkah ini diambil agar barang yang beredar di masyarakat tetap aman untuk dikonsumsi.

“Setiap dua minggu sekali kami lakukan Sidak pasar, selain mengecek barang dengan yang mengandung formalin, juga mengecek harga sebagi bahan laporan bulanan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel),” jelas Hj Syamsu Anwar Kepala Disperindagkop, didampingi Kabid Perdagangan Sapawai Ar, Minggu (27/1)

Minggu ketiga Disperindagkop Kabupaten Muratara sudah melakukan pengawasan harga di beberapa pasar. Dan masih ada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan cukup signifikan, seperti telur masih Rp42.000 per karpet sebelumnya Rp37 ribu per karpet.

Untuk komoditi lainnya masih normal, meskipun sebelumnya juga sempat mengalami kenaikan dan kembali stabil.

“Dalam pengawasan tersebut kami juga menemukan makanan diduga mengandung zat pewarna dan formalin, yaitu kemplang merah sudah dilarang untuk diedarkan,” tegasnya.

Biasanya menjelang Ramadhan, Disperindagkop Kabupaten Muratara akan melakukan Sidak dengan melibatkan organisasi lainnya salah satunya BPOM. Pasalnya, saat Ramadhan akan banyak produk makanan dan minuman yang dijual berpotensi dicampur zat berbahaya. (Cw3)

 

Rekomendasi Berita