oleh

Disperindagkop Adakan Bimtek Pengolahan Pembuatan Sirup

Ajak Masyarakat Berwirausaha

SESUAI jargon Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), ‘Mari Berwirausaha untuk Mewujudkan Kabupaten Muratara Sejahtera’. Sejumlah Kelompok Tani (Poktan) buah Limau (Jeruk, red) diberikan Bimbingan Teknis (Bimtek), pengolahan pembuatan minuman dari jeruk.

Bimtek yang berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Almathiriyah Kecamatan Rupit, langsung diisi oleh pengusaha sirup jeruk Kalamansi Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Chandra Kesuma bersama istri, Sorta, Jumat (3/11).

Dalam sambutannya, Kadisperindagkop Kabupaten Muratara, H Syamsu Anwar mengatakan kegiatan Bimtek dilaksanakan untuk memberikan kesempatan para masyarakat peserta Bimtek untuk berinovasi, berkarya mengembangkan kuliner sebagai buah tangan atau oleh-oleh khususnya dari bahan buah jeruk.

“Melalui Bimtek pengolahan pembuatan sirup ini dapat membantu ekonomi rumah tangga khususnya para petani jeruk yang menjadi peserta Bimtek. Harapannya dapat berkembang, sehingga menyerap tenaga kerja setidaknya di sekitar usaha atau tetangga setempat,” kata Syamsu Anwar.

Dijelaskannya, program kegiatan yang dilaksanakan oleh Disperindagkop Kabupaten Muratara, seperti Bimtek ini sebagai perpanjangan visi misi Bupati Muratara HM Syarif Hidayat dan Wakil Bupati H Devi Suhartoni agar dapat mewujudkan masyarakat Kabupaten Muratara yang Makmur Aman Cerdas dan Bermartabat.

“Beberapa program sudah dilakukan oleh Disperindagkop seperti kegiatan pengemasan dan menjahit, dan kali ini bimbingan teknis pembuatan sirup dari buah jeruk tidak lain sebagaimana tugas instansinya yakni sebagai perpanjangan tangan Bupati dan Wakil Bupati Muratara yakni menyejahterakan masyarakat,” imbuhnya.

Setelah ada produk yang paling penting promosi atau branding, sehingga dikenal dan disenangi masyarakat baik dari dalam maupun luar daerah.

“Mudah-mudahan disukai oleh masyarakat Indonesia khususnya Kabupaten Muratara,” harap Syamsu Anwar.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Kegiatan, Kepala Bidang UMKM, Fadhilah mengungkapkan diselenggarakannya Bimtek pembuatan sirup dari buah jeruk ini untuk memberikan pengetahuan teknis kepada peserta Bimtek tentang tata cara pengolahan buah jeruk menjadi minuman sirup. Serta meningkatkan SDM pelaku usaha kecil menengah dibidang usaha minuman sirup dan meningkatkan daya saing produk minuman sirup dari buah jeruk.

“Untuk peserta yakni sebanyak 25 orang dengan narasumber dari Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu,” sebutnya. (07)

Komentar

Rekomendasi Berita