oleh

Disperindag Segera Pantau Harga Sembako

Antisipasi Kenaikan jelang Lebaran

LINGGAU POS ONLINE, TUGUMULYO – Memasuki sepekan Ramadan 1439 Hijriah, harga komoditi pangan dan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional, masih terpantau stabil. Terbukti di Pasar B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo Rabu (39/5) pukul 11.30 WIB, warga masih ramai belanja bahan pokok.

Salah seorang pedagang daging di Pasar B Srikaton, Ipul (40) mengungkapkan untuk harga daging Sapi saat ini masih terbilang stabil. Rata-rata pedagang masih menjual dengan harga Rp 120 ribu per Kg.

“Ya, harganya masih Rp 120 ribu. Belum ada kenaikan, dan daging sapi sendiri didapatkan dari peternak wilayah Kecamatan Tugumulyo sendiri,” kata Ipul.

Ipul mengaku, dalam bulan Ramadan ini pembeli lumayan ramai. Dalam sehari ia bisa menghabiskan daging sebanyak, 20-25 kg.

“Kalau hari biasa, cuma bisa menghabiskan daging sebanyak 5-10 Kg, itu pun sulit terjual. Biasanya menjelang satu Minggu Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah pembeli semakin ramai,” jelas Ipul.

Selain daging, harga komoditas lain seperti cabai dan bawang juga tidak mengalami kenaikan. Seperti harga bawang merah saat ini masih kisaran Rp 35-36 ribu per Kg, sementara harga bawang putih sekarang Rp 20 ribu per Kg.

Sementara harga cabai merah mengalami penurunan dari Rp 40 ribu menjadi Rp 25 ribu, sama halnya harga cabai rawit, sebelumnya Rp 38 ribu, kini dikisaran Rp 25 ribu per Kg.

“Kami tidak bisa memikirkan harganya, tergantung pasokan juga. Kalau misalkan kosong sekarang, kemungkinan besok bisa naik. Tapi sekarang masih normal gak ada masalah untuk yang lain juga,” terang Ipul.

Kepala Pelaksana tugas (Plt) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mura, Hj Nurhasanah Yoesoef melalui Kasi Distribusi Perdagangan, Armansyah membenarkan, harga sejumlah kebutuhan pokok saat ini berangsur stabil.

“Pantauan pekan pertama di Pasar Tugumulyo dan Megang Sakti relatif stabil, tidak ada yang melonjak tajam,” kata Armansyah.

Hanya saja kebutuhan pokok yang masih cenderung tinggi, yakni harga ayam potong dan telur.

“Untuk ayam potong masih kisaran Rp 38 ribu sampai Rp 40 ribu per Kg. Sedangkan untuk harga telur masih kisaran Rp 40 per karpet,” jelas Armansyah.

Penyebab harga ayam dan telur masih tinggi, karena stoknya sama seperti bulan-bulan sebelum memasuki Ramadan, sementara permintaan masyarakat tinggi.

“Kita selalu memantau harga bahan pokok di pasaran, agar semua harga bahan pokok tidak terlalu naik secara signifikan dalam menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H nanti,” tegasnya. (04)

Rekomendasi Berita