oleh

Disperindag Ajukan 8.000 Tabung LPG 3 KG

Tambahan Kuota Jelang Idul Fitri

LINGGAU POS ONLINE, PASAR PEMIRI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Lubuklinggau mengajukan penambahan kuota liquified Petroleum gas (LPG) 3 Kilogram (Kg) kepada PT Pertamina hingga 8.000 tabung. Tujuannya, untuk antisipasi terjadinya kelangkaan LPG 3 Kg di Kota Lubuklinggau menjelang Idul Fitri 1439 H.

Rencananya penambahan kuota ini untuk Operasi Pasar (OP) di delapan kecamatan dalam Kota Lubuklinggau. Artinya satu kecamatan disiapkan 1000 tabung.

“Kita minta ke PT Pertamina Palembang, jangan sampai menjelang Idul Fitri terjadi kelangkaan dan kenaikan harga yang signifikan. Tapi saat ini masih belum ada jawaban,” ungkap H M Hidayat Zaini, Kepala Disperindag Kota Lubuklinggau kepada wartawan, Rabu (23/5).

Menurut H M Hidayat Zaini, Pemkot Lubuklinggau hanya menyampaikan permintaan penambahan kuota. Secara teknis tetap diserahkan ke Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kota Lubuklinggau. Beberapa hari terakhir sudah ada beberapa agen yang mengadakan OP sendiri, di Kecamatan Lubuklinggau Timur I dan Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Untuk diketahui di Kota Lubuklinggau lebih kurang ada 250 pangkalan, yang dinaungi tiga agen LPG. Masing-masing agen memiliki kuota berbeda setiap harinya, rata-rata 3-5 truk, satu truk berisi 500 tabung.

Ditambahkan H M Hidayat Zaini, seharusnya dengan kuota yang ada saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan LPG di Kota Lubuklinggau. Apalagi jelas, LPG 3 Kg diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Tapi saat ini justru para pelaku usaha yang menggunakan LPG 3 Kg, makanya kita himbau agar pelaku usaha untuk segera beralih ke Bright Gas atau gas 12 Kg. Karena LPG 3 Kg hak warga miskin,” tegas Hidayat Zaini. (07)

Rekomendasi Berita