oleh

Disnaker Bentuk Posko Pengaduan THR

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Lubuklinggau dalam waktu dekat membentuk posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR). Posko ini dibentuk untuk menampung, dan membantu tenaga kerja dengan perusahaan terkait pemberian THR.

Posko pengaduan THR dipusatkan di komplek perkantoran Disnaker Kota Lubuklinggau, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Kepala Disnaker Kota Lubuklinggau, H Purnomo kepada wartawan Linggau Pos, Minggu (27/5) mengatakan dalam waktu dekat akan melakukan rapat internal guna membahas terkait pembagian THR pekerja.

“Setiap tahun kita bentuk posko dan pasti ada laporan. Tahun 2017 dua laporan, tahun 2016 saya belum menjabat,” ungkap Purnomo.

Diakui Purnomo, pemberian THR ini sudah diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 6/2016 tentang Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Bagi Pekerja / Buruh di Perusahaan. Dilanjutkan dengan SE Gubernur, dan dibahas Disnaker kabupaten/kota sebelum dikeluarkannya SE Walikota.

Perusahaan wajib memberikan THR minimal H-7 Idul Fitri 1439 H, untuk karyawan aktif diberikan satu bulan gaji. Sedangkan karyawan belum aktif atau masa dalam percobaan tergantung kebijakan perusahaan.

Diakui H Purnomo, jika ada perusahaan yang tidak memberikan THR maka akan dikenakan sanksi denda 5 % dari total THR yang harus dibayarkan kepada pekerja/buruhnya. Selain itu juga kena sanksi administrasi, baik berupa teguran pertama, kedua, dan rekomendasi pencabutan izin.

Untuk diketahui di Kota Lubuklinggau terdapat 510 perusahaan, untuk kategori sedang dan besar. Dengan jumlah tenaga kerja belasan ribu orang.

“Pasca rapat kita langsung buat SE, dan kita berikan ke perusahaan-perusahaan di Kota Lubuklinggau,” tambah Purnomo.

Terpisah, Dn (29) salah seorang pemilik Rumah Makan (RM) dengan 10 orang tenaga kerja mengaku bahwa setiap tahun pasti memberikan THR. Bukan hanya berupa uang saja, tapi juga minuman.

“Kalau THR seperti tradisi, dan wajib. Selain satu bulan gaji bagi karyawan lama, dan minuman. Kalau karyawan baru biasanya diberi 20-50 persen gaji,” ungkap Dn.(07)

Rekomendasi Berita