oleh

Diskominfo Berpotensi Tambah PAD

CURUP – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Rejang Lebong 2019 ini memiliki potensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor biaya retribusi pengendalian menara seluler atau tower.

“Tahun ini ada potensi penambahan PAD ada sekitar 10 penambahan Base Transceiver Station (BTS) menara tower,” kata Benni Irawan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Rejang Lebong.

Dijelaskan Benni, dalam kepengurusan pembangunan menara seluler tetap melalui rekomendasi dari Diskominfo Kabupaten Rejang Lebong.

“Tetap dari kita yang merekomendasikan kalau ada pembangunan, dengan adanya penambahan PAD kita akan bertambah,” katanya.

Sebelumnya, di Kabupaten Rejang Lebong setidaknya ada 60 titik pembangunan menara tower yang bisa ditarik retribusinya. Dari masing-masing Base Transceiver Station (BTS) ini PAD yang masuk ke Rejang Lebong sebesar Rp600 ribu.

“Rp600 ribu untuk setiap BTS dibayarkan per tahun,” katanya.

Ia mengaku, dalam menarik PAD terhadap BTS ini, kadang-kadang provider sering berganti alamat.

“Ya kita harus melacak dulu alamatnya, kadang mereka itu berubah-ubah alamat,” aku Benni.

Misal, sambungnya, saat melakukan pembangunan dilakukan kemudian pelaksanaannya dilakukan oleh pihak ketiga.

Padahal tambahnya, saat dilakukan pembangunan kita sudah menyampaikan Surat Ketetapan Pajak Retribusi Daerah (SKPRD) namun ada juga yang kembali dan ada juga yang tidak karena alamatnya sudah berpindah.(sam)

Rekomendasi Berita