oleh

Disidangkan, Oknum Polisi Ngaku Pakai Narkotika Karena Depresi

LINGGAU POS ONLINE – Oknum anggota Polres Lubuklinggau, TT, warga Kelurahan Marga Rahayu Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Rabu (11/9/2019) disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau.

Bertindak sebagai majelis hakim, Fedinaldo H Bonodikun SH, Andi Barkan Mardianto SH dan Yuliana SH dengan Panitera Pengganti (PP) Wahyudi SH. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Supriansyah SH.

Dalam sidang ini, JPU menghadirkan saksi dari Polres Lubuklinggau, yakni anggota Propam yang melakukan penangkapan terhadap terdakwa TT.

Menurut saksi tersebut, Selasa, 20 April 2019 sekitar pukul 11.00 WIB, didapatkan informasi dari masyarakat adanya seseorang yang telah membeli narkotika di wilayah Batu Urip. Usai membeli narkotika, orang tersebut menuju Marga Rahayu.

Ternyata diketahui TT yang membeli narkotika. Sehingga petugas Propam pura-pura bertamu di rumahnya. Ketika pintu rumah dibuka, propam pun langsung mengamankan terdakwa dan menggeledah.

Dalam penggeledahan, ditemukan menemukan empat bungkus klip yang diduga sabu di saku terdakwa dengan berat netto 0,002 gram. Kemudian di kamar mandi rumah terdakwa, juga ditemukan pipet, dua buah kaca pirek, dua buah korek api gas, dan ponsel Nokia di kamarnya.

Usai mendengarkan kesaksian, majelis hakim menanyakan kepada kepada terdakwa, “Benar yang telah diutarakan dari keterangan saksi?” tanya Fedinaldo. “Benar pak hakim,” jawab TT.

Ketika ditanyakan darimana ia mendaparkan sabu-sabu, TT menjelaskan mendapatkan dari seseorang inisial F. Kemudian Majelis kembali bertanya, “Anda membeli atau meminta. Berapa harga yang anda keluarkan untuk membeli sabu tersebut?” tanya Fedinaldo. TT menjawab, “Terkadang saya diberi pak hakim, tapi saya juga pernah membeli Rp300 ribu.”

Ketua Majelis hakim Fedinaldo pun menjadi semakin penasaran, dan kembali bertanya, “Sejak kapan anda mengkonsumsi barang tersebut?” TT pun mengakui dirinya telah menggunakan sabu sejak 2017.

“Saya kenal narkotika sejak 2017 lalu pak hakim, ketika itu saya sedang depresi akibat permasalahan rumah tangga saya, sehingga saya mengkonsumsi sabu untuk menghilangkan pikiran tersebut. Namun 2019 ini saya hanya sesekali saja,” jelasnya kepada Fedinaldo.

Usai mendengarkan keterangan saksi dan terdakwa, majelis hakim pun menunda sidang sampai dengan Rabu (18/9//2019).(*)

Laporan Gery Cipta Sebangun

Rekomendasi Berita