oleh

Dishub Launching Program Digitalisasi Pengujian Kendaraan Bermotor

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Musi Rawas, Adi Winata me-launching program digitalisasi sistem pengujian kendaraan bermotor terobosan baru ini bertujuan untuk mempermudah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Launching ini dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Amra Muslimin, Kadishub Musi Rawas Adi Winata, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Amrullah, Sekretaris DPMD Dicky Zulkarnain, serta tamu undangan.

Kepada Linggau Pos, Kamis (23/11), Adi Winata mengatakan bahwa gagasan yang dibuatnya ini berawal dari pendidikan dan latihan yang sedang digelutinya saat ini di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Sebagai tugas pendidikan, Adi Winata harus membuat terobosan dalam memecahkan masalah yang terjadi di daerah. Karena, saat ini diamanahkan menjabat sebagai Kadishub, maka Adi Winata membuat terobosan berupa program digitalisasi sistem pengujian kendaraan bermotor.

“Jadi nanti sistem pengujian kendaraan bermotor sudah menggunakan digitalisasi, ini tentu saja dapat mempermudah masyarakat, karena selain sudah ada aplikasi yang menunjukkan kalau kendaraan tersebut harus dilakukan pengujian, kemudian dapat menambah retribusi daerah, serta program ini juga dapat memenuhi item akreditasi, karena sekarang seluruh pusat pelayanan publik harus terakreditas,” tuturnya.

Adi Winata mengatakan kalau program ini nantinya harus didukung juga oleh Polres Musi Rawas, Organisasi Angkutan Daerah (Organda), Dinas Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (DPPRD) Musi Rawas, Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD).

“Kedepan kalau pelayanan sudah bisa dilakukan secara online, maka pengujian KIR tidak harus di Musi Rawas, tapi bisa juga di daerah lain. Karena semua data sudah terintegrasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Amra Muslimin mengatakan program ini sangat positif sekali, karena dapat membantu mengatasi problem yang selama ini kerap terjadi.

“Kalau dulu manual, maka sekarang sudah bisa dilakukan secara online, program ini menunjukkan kalau daerah otonom itu harus ada perubahan. Jelas, instansi yang lain harus mencontohi program ini, karena ada inovasi dalam bekerja,” tutupnya. (12)

Komentar

Rekomendasi Berita