oleh

Disersi, Brigadir ED Dipecat dari Kepolisian

LINGGAUPOS.CO.ID – Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono, Rabu (24/3/2021) pukul 08.00 Wib memimpin Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) personel Polres Lubuklinggau, atas nama Brigadir ED.

Turut hadir Wakapolres Lubuklinggau Kompol Bagus Adi Suranto, S.I.K, bersama para Kabag, para Kasat, Kapolsek jajaran, Perwira Staf serta seluruh anggota Polres Lubuklinggau

Brigadir ED dipecat sesuai dengan nomor : KEP/ 184 /II / 202, tanggal 24 Februari 2021 yang mana yang bersangkutan di PTDH dikarenakan tidak pernah masuk dinas (disersi). Dalam upacara yang bersangkutan juga tidak tampak hadir (In Absensia).

Dalam amanatnya Kapolres Lubuklinggau mengatakan perlu diketahui bersama bahwa upacara PTDH yang dilaksanakan merupakan salah satu wujud dan bentuk realisasi komitmen pimpinan Polri dalam memberikan sanksi tegas.

“Ini adalah sanksi hukuman bagi anggota yang melakukan pelanggaran, baik pelanggaran disiplin maupun kode etik Kepolisian,” tegasnya.

Ditambahkannya, PTDH terhadap Brigadir ED ditinjau dari beberapa asas antara lain asas kepastian, yaitu dengan berdasarkan adanya kepastian terhadap anggota yang melakukan pelanggaran sehingga menjadi jelas statusnya.

Kemudian asas kemanfaatan, yaitu pertimbangan seberapa besar manfaatnya bagi organisasi Polri dan anggota Polri yang dijatuhi hukuman PTDH tersebut.

Serta asas keadilan yaitu memberikan reward kepada personil yang berprestasi dan memberikan punishment/hukuman kepada Personel yang melakukan pelanggaran baik disiplin maupun kode etik.

“Ini kali ke-2 saya melaksanakan upacara PTDH, pembelajaran buat kita semua agar jangan sampai terulang kembali, cukuplah hari ini saja, saya berharap tidak ada lagi Personel yang berbuat hal hal yang terlarang yang dapat mengakibatkan turunnya keputusan PTDH,” tegas Kapolres.

Ia juga meminta, semua personil menghindari perilaku disersi, narkoba dan perilaku lainnya. “Sayangi profesi kita dan keluarga kita, bekerjalah yang baik, yakinlah yang terbaik akan datang menghampiri jika kita selalu berbuat yang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara, besi yang kuat bisa hancur dengan karatnya sendiri, apalagi kita selaku makhluk sosial,” ingat Kapolres.(*)

Rekomendasi Berita