oleh

Disdikbud Data Situs Sejarah

Kabid Kebudayaan, Nurmala
“Tahun 2003 arkeolog dari Provinsi Sumsel sudah pernah berkunjung ke Desa Jarakan. Namun, sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya…..”

EMPAT LAWANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang, Rita Purwaningsih berkunjung ke Desa Jarakan, Kecamatan Pendopo, Kamis (20/12). Kunjungan dilakukan untuk melihat langsung Batu Megalit.

Peninggalan sejarah yang oleh warga sekitar dinamai Batu Kumbang itu menyedot perhatian tim Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan Pengurus Dewan Kesenian Sumatera Selatan (Sumsel), Febry Al Lintani.

Batu Kumbang itu terdiri dari tiga batu besar. Bagian tengahnya terdapat ukiran-ukiran unik dan bersejarah.

Rita Purwaningsih mengatakan, pemerintah akan menindaklanjuti penemuan tersebut dengan mendatangkan Arkeolog dari Jakarta.

“Kami akan mendatangkan Arkeolog langsung dari pusat untuk menindaklanjuti ini. Karena Batu Kumbang ini merupakan salah satu situs sejarah yang perlu dijaga dan dilestarikan keberadaannya. Ini akan menjadi salah satu potensi sejarah Kabupaten Empat Lawang,” jelas Rita.

Sejalan dengan itu, Kabid Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Empat Lawang, Nurmala menambahkan, tahun 2003 arkeolog dari Provinsi Sumsel sudah pernah berkunjung ke Desa Jarakan. Namun, sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya.

“Nah kali ini akan menindaklanjuti ini agar Batu Kumbang bisa menjadi salah satu peninggalan sejarah yang terdaftar ke pusat,” tambahnya.

Sementara, Febry menambahkan sebagai Putra Asli Empat Lawang yang sudah lama meniti karier di Kota Palembang merasa sangat senang dengan penemuan Batu Kumbang.

“Ini sesuatu hal yang sangat luar biasa. Saya sangat bangga degan tanah kelahiran saya. Ini menjadi PR kita semua untuk melestarikan budaya dan sejarah yang ada di Empat Lawang,” imbuhnya. (cw2)

Rekomendasi Berita