oleh

Disdik Kekurangan Dana Rekrut Guru Honorer

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Rejang Lebong kekurangan dana untuk merekrut guru honorer kontrak. Padahal keberadaan guru honorer sangat penting, guna memenuhi kebutuhan guru di Kabupaten Rejang Lebong.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rejang Lebong, T Samuji mengatakan anggaran untuk perekrutan guru honor kontrak didanai APBD Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2018 Rp 800 juta, lalu di APBD Perubahan ditambah Rp 400 juta.

“Rp 1,2 miliar untuk biaya 300 guru honorer kontrak selama satu tahun,” ungkap Samuji.

Ditambahkan Samuji, dengan minimnya anggaran yang perekrutan guru honorer hanya untuk empat bulan saja. Tepatnya dari September-Desember 2018. Sehingga masing-masing guru honorer kontrak tetap mendapat gaji Rp 1 juta per bulan.

Dalam perekrutan tenaga guru kontrak diutamakan guru honor lama, dengan pertimbangan mereka sudah ada yang bekerja menjadi honor selama 10 tahun dan tempat tinggal mereka sudah dekat dengan sekolah.

Berdasarkan arahan Kementerian Pendidikan RI, sebaiknya guru diperlakukan dengan kontrak agar jelas hak dan kewajiban minimal.

“Itupun dilakukan selama 6 bulan kemudian d evaluasi lagi,” kata Samuji.

Samuji juga mengaku, kebutuhan tenaga guru khususnya PNS memang terjadi di sejumlah lokasi terutama di kawasan daerah pinggiran.

“Tenaga guru ini yang kurang tenaga PNS-nya, dan selama ini juga ditambah dengan adanya guru honor yang didanai BOS. Setidaknya ada 500 guru honor yang di SK-kan dan didanai dengan dana BOS,” tambahnya.(09)

Rekomendasi Berita