oleh

Disahkan, Empat Perda Dibawa Ke Pemprov

LINGGAU POS ONLINE, RUPIT – Pasca pembahasan dengan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akhirnya Kamis (9/11) legislatif Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menyepakati untuk menjadikan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Muratara tahun 2017.
Persetujuan tersebut pada saat Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Mendengarkan laporan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) empat Raperda dan pengambilan keputusan DPRD serta mendengarkan pendapat akhir Bupati Muratara.
Dari 25 anggota DPRD Kabupaten Muratara, rapat Paripurna dihadiri 17 anggota DPRD. Yakni Ketua Efriansyah, Wakil Ketua I, Hendri, dan anggota, Dodoi Kana, Yuliana, Ahmad Yudi Nugraha, Bakri, Suyadi, Taufik Anwar, Arjuna Jipri. H Anang Supri, Edi Sukamto, M.Ruslan, Desi Lesmayanti, Devi Arianto, I Wayan Kocap, M.Hadi dan Rudi Hartono.
Rapat Paripurna yang dilaksanakan di Ruang Badan Anggaran (Banggar) dihadiri langsung oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat dan Kepala OPD.
Dari empat Perda yang disetujui untuk dijadikan Perda, satu Perda merupakan Raperda inisiatif DRPD Kabupaten Muratara tentang Penyertaan modal daerah kepada Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
Sementara tiga Raperda lainnya merupakan Raperda eksekutif yakni. Raperda tentang  Badan Permusyawaratan Desa dan Raperda tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman masyarakat dan Raperda tentang Rencana  Tata Ruang Wilayah tahu 2017-2037.
Selanjutnya, Raperda disampaikan ke Biro Hukum Provinsi Sumatera Selatan di Palembang.
Sementara itu Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Muratara, Effendi Aziz mengatakan, dengan kembali disetujui empat Raperda tersebut artinya sudah selain yang saat ini sudah ada sembilan Raperda yang di Biro Hukum Provinsi ada penambahan empat Raperda lagi.
“Raperda yang sudah di Biro Hukum Provinsi Sumatera Selatan yakni sembilan Raperda, kali ini ada empat Raperda yang langsung disampaikan ke Biro Hukum Provinsi Sumsel, harapannya secepatnya Raperda diserahkan ke Provinsi dapat menjadi Perda,”sebutnya. (07)

Komentar

Rekomendasi Berita