oleh

Dipukuli, Lalu Dibuang ke Sungai

Tersangka Lari ke Desa Suro

LINGGAU POS ONLINE, SIMPANG PRIUK – Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Aprinaldi beserta personel melakukan Prarekontruksi kasus penemuan mayat Alpian (37) warga Jalan Pramuka, Kelurahan Raja Basa, Provinsi Lampung, Jumat (24/11) lalu.

Penemuan jasad Alpian Sungai Kelingi, di Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Jumat sore (24/11) cukup menggemparkan warga. Proses evakuasi kala itu, jadi tontonan warga di atas Jembatan Simpang Periuk.

Sementara pra rekontruksi dilakukan di sawah pinggiran Sungai Kelingi, Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, dimulai sekitar pukul 13.30 WIB hingga 15.00 WIB, Sabtu (30/12).

Saat melaksanakan pra rekontruksi, tersangka Darmawan (37) warga Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang diduga terlibat satu dari tiga pelaku yang membunuh Alpian juga dihadirkan.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Aprinaldi membenarkan bahwa telah melakukan prarekontruski pasca ditemukannya mayat Alpian yang kondisi hanyut dan mengapung di Sungai Kelingi.

“Sebenarnya, ini baru prarekontruksi bukan rekontruksi sebab belum dilengkapi dengan boneka pengganti korban,” kata Aprinaldi, Sabtu (30/12).

Iptu Aprinaldi menjelaskan, adapun prarekontruksi yang dilakukan penulusuran lokasi tempat kejadian mulai dari pemukulan, dilemparkan ke Sungai Kelingi hingga hanyut dan ditemukan.

Ternyata, terungkap pengakuan tersangka Darmawan bahwa Alpian memang dibunuh oleh dirinya bersama dengan tiga temannya yang masih Daftar Pencarian Orang (DPO).

Lebih lanjut Iptu Aprinaldi menjelaskan, pembunuhan itu dengan motif dendam masalah hasil dari kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang dilakukan oleh kelimanya diduga kelima ini terlibat dalam kasus pencurian di PT Wings.

Namun korban mendapatkan bagian hasil kejahatan tidak sama atau lebih sedikit dari Darmawan dan ketiga DPO. Sehingga Alpian sering berkata menyinggung, karena merasa tertipu atas bagi hasil kejahatan yang dilakukan oleh Darmawan dan ketiga DPO.

“Hingga akhirnya Darmawan dan ketiga DPO gelap mata dan berniat membunuh Alpian dilokasi sawah di Kelurahan Simpang Priuk, sebelumnya diajak ketemuan,” ucap pria berseragam coklat ini.

Iptu Aprinaldi memaparkan, adapun dari prakrekontruksi tersangka Darmawan yakni melempar Alpian kesungai. Namun sebelumnya, ketiga DPO memukul kepala bagian belakang dan depan hingga Alpian tidak berdaya dan langsung dibuang ke Sungai Kelingi.

Setelah melakukan aksinya Darmawan dan ketiga DPO pergi ke rumah salah satu warga di Desa Suro, Kecamatan Muara Beliti.

“Namun subuh, Darmawan pulang ke salah satu kosannya di depan kantor Camat Selatan II. Anggota langsung meringkus tersangka Darmawan tanpa melakukan perlawanan kemudian melakukan pengejaran ketiga DPO di Desa Suro namun ketiganya sudah kabur melarikan diri,” tutupnya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita