oleh

Dipanggil Inspektorat, 14 Kades Diduga Terlibat Pungli

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Besarnya bantuan yang digelontorkan pemerintah berupa Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) membuat oknum Kepala Desa (Kades) dan oknum Sekretaris Desa (Sekdes) gelap mata. Sehingga realisasi DD dan ADD kerap tak sesuai dengan petunjuk teknis.

Terbukti, untuk di Kecamatan Muara Kelingi saja, sudah 10 Kades dan satu Sekdes yang dipanggil oleh Inspektorat untuk dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatan Pungutan Liar (Pungli) Pembuatan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) DD dan ADD. Selengkapnya Baca Linggau Pos 10 Februari 2018

Rekomendasi Berita