oleh

Dipaksa Bayar Tagihan PLN

Hutang Berkurang Hingga Rp 5.5 Miliar

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Program operasi ganyang tunggakan yang diselenggarakan PT PLN Rayon Muara Beliti saldo tunggakan berkurang mencapai Rp 5,5 miliar dari total hutang mencapai Rp 6,3 miliar.

“Iya cukup banyak juga berkurang hutang pelanggan ini, karena program ini dianggap jitu dalam mendisiplinkan masyarakat untuk taat dan tepat waktu membayar tagihan listrik,” kata Manajer PLN (Persero) S2JB Area Lahat Rayon Muara Beliti, Randhy Kusriansyah saat diwawancarai Linggau Pos, Kamis (7/12).

Bahkan, lanjut Randhy sapaan akrabnya, sepanjang proses operasi ganyang yang dilakukan oleh 80 petugas dari PT PLN, setidaknya mampu menurunkan angka tunggakan hingga Rp 800 Juta.

Pelaksanaan di lapangan di-back up petugas TNI khususnya saat proses eksekusi atau bongkar rampung KWH pelanggan yang menunggak. Ini dilakukan karena khawatir terjadi kontra dari masyarakat.

Bahkan, dengan pencapaian program ini, Randhy yakin hingga akhir tahun 2017 ini tunggakan dapat turun mencapai Rp 2,2 miliar.

Saat ini jumlah pelanggan yang menunggak membayar tagihan listrik yang tersebar di beberapa desa mencapai 1.900 pelanggan.

Akan tetapi dari jumlah tersebut 1.300 pelanggan lainnya telah dieksekusi baik dibongkar maupun lunas. Karena memang langkah tegas diberlakukan agar angka tunggakan tersebut dapat terus turun.

Meski demikian, pihaknya mengimbau, kepada pelanggan agar bisa membayar tagihan listrik tepat waktu. Yang dimulai tanggal 1 hingga tanggal 20 setiap bulannya sehingga tidak dilakukan pemutusan.

“Sebenarnya kalau dibayar setiap bulan tidak berat, namun masyarakat kita ini selalu terlena dengan kewajibannya sebagai pelanggan PLN. Semoga kedepan masyarakat kita lebih pintar dan bijak dalam memenuhi kewajibannya,” harap Randhy. (19)

Komentar

Rekomendasi Berita