oleh

Dinsos Klaim Anjal Tak Meresahkan

Tidak Ada Laporan dari Warga

LINGGAU POS ONLINE, KENANGA – Masalah sosial sudah seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah. Khususnya maraknya Anak Jalanan (Anjal), Gembel dan Pengemis (Gepeng) serta Orang Gila (Orgil), yang saat ini makin banyak di simpang empat Kenanga, Kelurahan Kenanga Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Rabu (3/1).

Kondisi ini membuat warga resah, apalagi pengemis sudah mendatangi ke rumah warga sehingga menimbulkan kekhawatiran.

Seperti disampaikan SP (28) warga Kelurahan Kenanga, Kecamatan Lubuklinggau Utara II yang mengaku, resah sekaligus prihatin dengan maraknya Anjal dan anak punk.

“Lihat saja di simpang empat lampu merah Kenanga, Anjal dan anak punk yang mengemis semakin banyak. Yang lebih miris lagi anak-anak kecil tersebut, bahkan datangi ke rumah-rumah warga untuk meminta uang,” ungkap SP.

Ditambahkan SP, tindakan mereka yang datang ke rumah warga seperti sudah terorganisir. Bahkan beberapa anak punk, saat malam hari tidurnya di halaman rumah dan di depan pintu rumah warga.

Oleh sebab itu pemerintah harus mengambil tindakan tegas, untuk menekan angka Gepeng, Anjal, dan Orgil.

“Masalah ini kalau dibiarkan, dikhawatirkan akan merusak remaja. Menjadi mereka pemalas dan terus meminta-minta,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kota Lubuklinggau, Indra Safei mengaku hingga saat ini belum mendapatkan laporan. Sehingga pihaknya pun, belum bisa mengambil tindakan.

“Belum ada, sampai saat ini belum ada laporan. Itu artinya tidak ada keluhan, dan belum meresahkan. Kalau sudah laporan baru kita bisa tindak lanjuti, kalau sekarang belum bisa ambil tindakan,” tegasnya.(CW01)

Komentar

Rekomendasi Berita