oleh

Dinkes Lubuklinggau Data Ulang Penerima PBI

LINGGAU POS.CO.ID- Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), sudah berkonsultasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terkait iuran BPJS PBI yang membebani Pemda. Dengan harapan, ada solusi dari Pemprov.

Kepala Dinkes Lubuklinggau, Cikwi saat dibincangi mengaku hasil dari konsultasi mereka beberapa waktu lalu membuahkan hasil, meskipun belum maksimal. Dari 57 ribu warga yang ditanggung pemerintah, 15 ribu warga diantaranya akan dibantu oleh Pemprov Sumsel. Lebih kurang, hanya Rp7.560.000

“Ya memang belum banyak, seperempat saja belum sampai. Tapi kita bersyukur ada solusi. Dan diharapkan setelah ketok palu pengesahan APBD Provinsi Sumsel, ini tidak ada perubahan,” ungkap Cikwi, Kamis (23/1).

Namun itu artinya dilanjutkan Cikwi, masih ada 50 ribu warga yang harus ditanggung.

“Untuk itu kedepan kita akan rapatkan kembali, khususnya dengan instansi terkait dengan BPJS seperti Disdukcapil, Camat supaya mereka ikut mendata. Kita ingin inventarisir data agar clear, sehingga kedepan kita prioritaskan dulu untuk warga yang memang membutuhkan. Kita juga mendata siapa tahu ada warga yang sudah meninggal tapi masih terdata, atau ekonominya sudah bagus. Intinya, kita sesuaikan dengan anggaran kita,” ungkapnya.

Karena dilanjutkan Cikwi, 57 ribu warga yang ditanggung artinya dalam satu bulan biaya yang dikeluarkan hampir Rp1,3 miliar. Sementara yang dibantu Pemprov masih sedikit. Untuk itu perlu inventarisir data kembali.

“Sambil menunggu keputusan dari pusat, dari hasil dialog kemarin. Ya mudah-mudahan keluar kebijakan terbaru yang tidak lagi membebani Pemda,” harapnya.(*)

Artikel ini sudah terbit di Harian Pagi Linggau Pos dengan judul “Dinkes Data Ulang Penerima PBI”

Rekomendasi Berita