oleh

Dinas Pertanian Usulkan 5 Eskavator

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Mengantisipasi terjadinya pembakaran lahan dan hutan (Karhutla) oleh masyarakat yang ingin membuka lahan perkebunan, tahun 2018 ini Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Muratara mengajukan alat eskavator. Diusulkannya pengadaan alat tersebut juga untuk menormalisasikan sungai untuk lahan pertanian.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas, Peternakan dan Pertanian Kabupaten Muratara, Suhardiman kepada Linggau Pos, Kamis (11/1).

“Tahun ini kami mengajukan lima eskavator ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), selain untuk normalisasikan sungai untuk pengairan irigasi persawahan masyarakat, untuk membantu masyarakat dalam membuka lahan, baik untuk perkebunan maupun,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan, masyarakat yang ingin membuka lahan mengeluhkan, karena dilarang membuka lahan dengan membakar. Dengan adanya alat berat eskavator nantinya, masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar hutan.

“Usulan kita sudah ditanggapi oleh pihak Provinsi Sumsel dan bahkan oleh Pemprov Sumsel sudah diajukan ke pusat,”ungkapnya, kemarin.

Harapannya supaya usulan tersebut bisa direalisasikan oleh pihak provinsi, agar bisa membantu masyarakat untuk membuka lahan perkebunan.

Sementara itu, Rifin (56) warga Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir menyambut baik dan sangat berharap agar pemerintah Kabupaten Muratara memiliki alat eskavator. Karena sekarang dirinya begitu juga masyarakat lainnya yang kesehariannya berkebun saat ini sangat kesulitan apabila ingin membuka lahan, lantaran tidak boleh membakar.

“Kami sangat berharap ada alat berat eskavator, untuk masyarakat apabila ingin membuka lahan perkebunan, dengan demikian kami tidak membakar lagi. Jangan hanya melarang tapi tidak ada solusi,” terangnya. (07)

Komentar

Rekomendasi Berita