oleh

Diklatsar Rohis, Hadirkan Kasubag Media

Bentuk Pemuda Berkarakter

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Kerohanian Islam (rohis) se-Kabupaten Musi Rawas Utara menghadirkan alumni aktivis rohis, Indrayani.

Di hadapan 80 pelajar, Indrayani yang kini telah sukses dan menjabat Kasubag Media dan Pemberitaan Setda Pemkab Musi Rawas Utara berbagi ilmu.

Indrayani yang juga menjadi Sekretaris Jendral (Sekjen) Pemuda Pancasila ini mendapatkan kehormatan untuk membuka acara yang diselenggarakan di SMAN Rupit, Sabtu (25/11) itu.

Ketua Komunitas Generasi Cendekia (KGC) Kabupaten Muratara, Ilham Syahril mengungkapkan pihaknya sengaja mengundang kakanda Indrayani dikarenakan jiwa idealisme dan nafas muslimnya hingga kini masih mendarah daging.

“Dengan aktivitasnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN)  tidak menyurutkan dirinya untuk tetap membina adik-adiknya secara bersama-sama dalam membangun karakter manusia yang Islami. Inilah yang membuat kita mengundang sekaligus meminta beliau membuka acara, kita butuh pengalamannya untuk membangun manusia Kabupaten Muratara yang berkarakter Muslim, beliau welcome dan acara pembukaan berjalan lancar,”ungkap Ilham Syahril kemarin.

Lanjut Ilham Syahril, kehadiran Indrayani sangat membuka wawasan pelajar se-Kabupaten Muratara,  rohis adalah salah satunya kegiatan positif yang menyiapkan generasi penerus Kabupaten Muratara  kedepannya.

Mengapa begitu? Kegiatan yang dijalankan selama masa sekolah biasanya para pelajar mencari jati diri dan sedang ego-egonya.
Dikatakannya semuanya ada di dalam dirinya,  nah ini khawatir kalau pergaulan yang tidak baik para pelajar akan terjerumus dalam kehidupan yang salah maupun sia-sia.

“Bisa narkoba,  seks bebas maupun tindak kriminal lainnya, “kata Ilham Syahril.

Artinya kata Ilham Syahril, benteng para pelajar dengan kegiatan dakwah terstruktur secara jemaah, sehingga para pelajar lebih kenal Islam secara kaffah (menyeluruh,red).

Lanjut Ilham Syahril,  kehidupan Islami yang rahmatan lil Alamin tadi mengatur sendi-sendi kehidupan.  Pelajar diharapkan menjadi santun, saling hormat menghormati, merangkul dan turut andil dalam menyukseskan pembangunan yang dicanangkan pemerintah baik itu pusat maupun daerah.

“Kader-kadernya kita didik dalam Diklatsar ini dalam rangka dakwah di sekolah dan membentuk manusia yang berkarakter Islami,” harapnya.

Sementara itu Kasubag media dan pemberitaan, Indrayani mengaku sangat terharu dan bangga bisa hadir dalam acara Diklatsar yang digelar KCG secara perdana ini.

Dikatakannya terharu dirinya merasa lebih muda 10 tahun lagi dan ini secara tak langsung bernostalgia dalam dirinya saat menjadi aktivis pelajar maupun kampus dan hingga sekarang tetap tegak lurus dalam menjalankan aktivitas yang lebih luas dengan nafas Islam.

Lanjut Indrayani, dikatakan bangga melihat adik-adik pelajar Muratara sangat semangat dalam mengikuti Diklatsar rohis.

“Dengan kegiatan ini saya yakin, cita-cita Bupati dan Wakil Bupati Muratara dalam mewujudkan manusia Muratara yang bermartabat dapat terwujud,” ungkapnya.

Ditambahkan Indrayani, manusia bermartabat itu sendiri memang harus ditempa dengan nafas Islami yang mengatur kehidupan manusia secara kompleks.

Artinya kegiatan rohis ini merupakan kegiatan ekstrakulikuler yang harus didukung,  bila perlu diwajibkan dalam pelajaran tambahan di sekolah.

Mengingat dalam kegiatan ekstrakulikuler tadi,  pemuda akan membentengi dirinya dengan Alquran maupun Alhadits. Nah ini juga upaya mengubah image Kabupaten Muratara yang sangar dikenal di daerah lain, menjadi masyarakat yang santun, masyarakat yang berpendidikan dan juga masyarakat yang memiliki nilai-nilai agamis.

Lanjut Indrayani pengaruh dengan kegiatan ini tidak hanya di sekolah saja,  namun sekembali ke rumahnya, lingkungannya mereka dapat saling menasihati antar saudara maupun teman-temannya.

“Saya yakin kegiatan ini mampu menangkal kenakalan remaja,  bentrok antar pelajar,  mereka lebih memilih kegiatan yang positif daripada yang tidak bermanfaat,”yakin Indrayani. (Rls)

Komentar

Rekomendasi Berita