oleh

Dikenal Suka Bercanda dengan Sang Bunda

Almarhum Aldi Wira Pralingga Dalam Kenangan

Duka mendalam masih terasa oleh keluarga, pasca meninggalnya almarhum, Aldi Wira Pralingga yang meninggal dunia akibat hanyut. Jajaran Polres Lubuklinggau melalui Wakapolres Lubuklinggau, Kompol Andi Kumara didampingi Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Afrinaldi menyambangi rumah duka.

Laporan Hendy Renaldy, Simpang Priuk

Tampak dari luar terpajang deretan papan bunga ucapan bela sungkawa yang berbaris di depan rumah almarhum Aldi Wira Pralingga pelajar kelas XII SMA Negeri 4 Lubuklinggau yang meninggal akibat tenggelam di irigasi Sungai Kelingi, Kelurahan Simpang Priuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Senin (19/11).

Tentunya, musibah tersebut membawa luka mendalam bagi keluarga, sahabat, guru, sanak famili serta warga sekitar tempat tinggal. Selain itu, dari Jajaran Polres Lubuklinggau beserta Polsek Lubuklinggau Selatan juga ikut berbela sungkawa dengan mendatangi kediaman rumah almarhum.

Wakapolres Lubuklinggau, Kompol Andi Kumara beserta Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Afrinaldi serta Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (KSPK), Ipda Zulfikar menyambangi (Melayat) ke rumah duka kediaman almarhum Aldi sapaan akrabnya, sekitar pukul 12.30 WIB, Selasa (20/11).

“Kami sengaja menyambangi rumah duka, karena salah satu bentuk wujud kepedulian dari Polres Lubuklinggau terhadap keluarga korban,” kata Andi Kumara didampingi Afrinaldi, Selasa (20/11).

Kompol Andi Kumara menjelaskan, selain berbela sungkawa dan mendoakan almarhum agar diberikan tempat terbaik di sisi allah sesuai dengan amal dan perbuatan almarhum. Kami juga menghibur sekaligus peduli sebagai aparat keamanan yang bertugas di wilayah hukum Polres Lubuklinggau yakni mengayomi masyarakat.

“Guna menjalani silaturahmi dengan masyarakat di Lubuklinggau, baik yang terkena musibah maupun yang mengalami bencana,” jelas Andi Kumara.

Lebih lanjut, Wakapolres menjelaskan, selain itu kami juga memberikan sedikit santunan kepada keluarga korban berupa sembako berupa wujud kepedulian dan alhamdulillah diterima langsung oleh ayah almarhum, Jupriadi.

“Syukur alhamdulillah santunan diterima keluarga korban, walaupun sebenarnya santunan ala kadarnya,” ucap pria berpangkat melati satu ini.

Senada disampaikan, Jupriadi orang tua almarhum mengucapkan terima kasih telah menyambangi sekaligus kepeduliannya kepada keluarga yang ditinggalkan oleh Wakapolres Lubuklinggau, Kompol Andi Kumara beserta jajaran.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungannya, begitu juga dengan santunan yang diberikan,” kata Jupriadi.

Jupriadi sempat berbicara, dirinya beserta anggota keluarga juga tidak menyangka bahwa almarhum Aldi Wira Pralingga telah meninggal dunia. Dirinya mengetahui kabar duka dari teman almarhum yang datang ke rumah mengabarkan bahwa Aldi tenggelam dan meninggal dunia.

“Kami tahu kabar dari kawan, Aldi yang datang ke rumah dan mengabarkan kalau Aldi tenggelam, dibawa ke rumah sakit dan meninggal dunia,” jelas Jupriadi saat berbincang dengan para takziah.

Pria berpeci ini kembali menceritakan, sebenarnya sepengetahuannya Aldi baru pertama kali mandi di irigasi Siring Agung, namun untuk mandi di kolam sudah sering.

“Namun ternyata mandi pertama kali di Siring Agung, ternyata mandi yang terakhir. Jujur kami masih tidak percaya, sebab Aldi merupakan anak suka bermain (bercanda) dengan ibunya,” tutupnya.

Setelah melakukan kunjungan, Kompol Andi Kumara dan Iptu Afrinaldi menyempatkan diri meninjau Tempat Kejadian Perkara (TKP) di mana Aldi tenggelam dan meninggal dunia.(*)

Komentar

Rekomendasi Berita