oleh

Digigit Buntal, Gadis Pengunjung Sungai Kasie Luka

LINGGAUPOS.CO.ID – Hati-hati bagi pengunjung objek wisata Sungai Kasie di Kelurahan Lubuk Tanjung Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Pasalnya ada ikan buntal yang bisa melukai pengunjung, seperti dialami Devi (20) warga Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Senin (26/5/2021) sore.

Akibat digigit ikan buntal, Devi menderita luka di kaki kiri dan kanan, tepatnya di bawah jempol kaki kiri dan jari manis kaki kanan, juga di dekat tumit kaki kiri.

Bahkan Devi harus dibawa ke RS dr Sobirin, karena darah tak kunjung berhenti keluar dari lukanya.

Diceritakan adik Devi, Sehan kepada linggaupos.co.id, Senin sore mereka bersama-sama mandi di Sungai Kasie. “Kami rombongan, mungkin ada sekitar 10 orang,” kata Sehan.

Di sana mereka menyewa ban, kemudian berhanyut. Setelah beberapa kali berhanyut, saat dihilir tiba-tiba Devi merasakan ada yang mengigit kakinya.

“Ayuk tu ngomong caknyo ado yang gigit kakinyo. Dak lamo dio mekik, sebab pas yang ketigo kali, teraso sakit nian,” cerita Sehan.

Kemudian ia bersama temannya langsung melapor ke pengelola dan meminta peralatan P3K. “Oleh pengelola disuruh nemui mamang yang nunggu pondok di sano. Pas kami ambek perban samo betadine, katonyo memang ado buntal di sano,” tambahnya.

Setelah diobati, Devi kemudian dibawa pulang. Namun darah terus mengucur dari luka di kakinya. “Sampah sendalnyo basah oleh darah. Awalnyo kami bawa ke bidan, tapi kareno darah dak berhenti, disuruh dibawa ke RS dr Sobirin,” ia menjelaskan.

Setelah ditangani di RS dr Sobirin, barulah pendarahan luka gigitan ikan buntal bisa dihentikan. “Sekarang ayuk ado di rumah. Kakinyo masih diperban,” tambah Sehan.

Terpisah, salah seorang pengelola objek wisata Sungai Kasie, Rajab menjelaskan kemungkinan ada buntal di Sungai Kasie tidak menutup kemungkinan. Oleh karena itu ia meminta pengunjung juga hati-hari, terutama di bagian hilir. (*)

Rekomendasi Berita