oleh

Diduga Konsumsi Narkoba, Dua PNS Diringkus BNN Lubuklinggau

LINGGAU POS ONLINE, TABA JEMEKEH – Senin (6/11) sekitar pukul 19.30 WIB, warga di Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, geger. Lantaran diduga terjadi penggerebekan rumah warga oleh anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Lubuklinggau.

Rumah di Jalan Kerinci II, RT 10, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I itu diduga jadi tempat pesta narkoba.

Dari penggerebekan tersebut, dua orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba berinisial FI (34) dan HR (35) diamankan. Keduanya disinyalir pengguna narkoba jenis sabu.

Salah seorang sumber yang minta dirahasiakan namanya menjelaskan, FI dan HR merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS. FI bertugas sebagai PNS di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dan HR di Kabupaten Musi Rawas (Mura).

“Iya, semalam memang ada penangkapan FI dan HR oleh BNN Lubuklinggau. Otomatis ada penggerebekan itu, warga sekitar keluar dan nampak heboh,” kata pria ini, Selasa (7/11).

Ia menjelaskan, penggerebekan dilakukan dengan cepat, dan tuntas pengamanan jelang Salat Isya.

“Tempat penggerebekan itu rumah orang tuanya FI. Sebenarnya, FI dan HR sempat terjadi kejar-kejaran dengan anggota BNN Lubuklinggau, hingga akhirnya keduanya berhasil diamankan dibawa ke kantor BNN Lubuklinggau,” jelasnya.

Secara terpisah, Kepala BNN Lubuklinggau, AKBP Edy Nugroho saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan kedua PNS itu.

“Namun untuk lebih jelas nanti pada, Rabu (8/11) sekitar pukul 09.00 WIB akan direlease,” singkatnya.

Kasi Rehabilitasi, Hera menambahkan, sejak Januari sampai Oktober 2017, sebanyak 85 pecandu yang sudah direhab.

“Tercatat, 63 orang melalu rawat jalan di mana 36 diantaranya sudah selesai. Sementara untuk rawat inap sebanyak 22 orang, dan 6 diantaranya selesai,” ungkap Hera.

Rata-rata, untuk mereka yang melakukan rawat inap, dilakukan di Lampung atau Bogor.

“Dengan biaya transportasi ditanggung pihak keluarga, sementara biaya rehabilitasi ditanggung BNN pusat. Sedangkan untuk rehabilitasi rawat jalan, biaya ditanggung oleh BNN Kota Lubuklinggau. Dilihat dan disesuaikan dengan konseling yang dilakukan. Untuk menentukannya, berdasarkan masa pemakaian serta ketergantungan residen. Namun untuk satu tahun, dianggarkan biaya untuk rehabilitasi sebanyak 40 orang,” jelasnya. (16/09)

Komentar

Rekomendasi Berita