oleh

Didominasi Perkara Pencurian

LUBUKLINGGAU – Selama tahun 2018, 791 perkara pidana biasa, 70 perkara anak dan 12.776 perkara lalu lintas disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas I B Lubuklinggau.

“Dari jumlah itu, 731 perkara pidana biasa dan 62 perkara anak sudah diputus. Sedangkan yang masih proses sidang ada 60 perkara pidana biasa dan delapan perkara anak,” kata Humas PN Lubuklinggau, Hendri Agustian SH, MH, Rabu(26/12).

Ia menambahkan, dari 791 kasus tersebut, didominasi perkara pencurian, serta sisanya pidana lain. Dari banyaknya perkara pencurian, dari pengakuan terdakwa, alasan mencuri karena untuk memenuhi kebutuhan sehari–hari.

Sementara itu, untuk menyidangkan semua perkara tersebut, PN Lubuklinggau mempunyai 11 hakim yang terbagi menjadi tiga majelis, yakni Hendri Agustian, Ferdinaldo SH,MH dan Tatap Situngkir SH tergabung satu majelis.

Hendri Agustian menyampaikan, banyaknya perkara yang ditangani PN Lubuklinggau, karena menangani perkara yang di Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Muratara.

“Dalam menangi perkara, hakim selalu berdasarkan fakta-fakta di persidangan dan saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar hindari hukum dan jauhi hukum, jangan sampai masyarakat terlibat dengan hukuman,” tutup Hakim Hendri.(cw1)

Rekomendasi Berita