oleh

Dibantu Biaya SPP untuk Kuliah

LUBUKLINGGAU – Pemerintah dan DPRD Kota Lubuklinggau masih menggodog Peraturan Walikota (Perwal) Program Beasiswa Kuliah. Usai Perwal diterbitkan, program ini langsung direalisasikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lubuklinggau.

“Iya, program ini digagas Walikota Lubuklinggau Bapak H SN Prana Putra Sohe. Untuk membantu putra-putri yang tinggal di Kota Lubuklinggau agar bisa mengenyam bangku kuliah. Bantuannya berupa pemberian SPP per semester baik untuk mahasiswa S1, S2, maupun S3,” jelas Kepala Disdikbud Kota Lubuklinggau, Dr H Tamri kepada Linggau Pos, Senin (21/1).

Kuota penerima bantuan SPP ini untuk S1 79 orang, untuk Akademi Keperawatan 20 orang, Akademi Kebidanan 20 orang, S2 30 orang dan S3 10 orang.

“Syarat penerima beasiswa ini, mahasiswa yang bersangkutan kuliah di program studi yang akreditasinya sudah A. Kalau untuk mahasiswa Akper maupun Akbid akreditasi Prodi-nya minimal B. Termasuk juga yang S2 maupun S3,” jelas Tamri.

Ia tak memungkiri, syarat itu cukup berat. Sebab di Kota Lubuklinggau mayoritas Prodi akreditasinya masih B, bahkan untuk akademi kebidanan akreditasinya masih C.

“Ya syarat ini wajib. Makanya dengan syarat ini, harapannya para pengelola kampus bisa berjuang memaksimalkan layanan perkuliahan, sehingga bisa mendapatkan akreditasi A. Lalu kalau Akbid ya minimal B. Itu kan untuk kebaikan mahasiswa dan lembaga juga. Jadi memang kami motivasi agar kampus-kampus di Lubuklinggau jadi makin berkualitas,” tutur dia.

Mahasiswa yang ingin mendapatkan bantuan SPP ini, daftar namanya diajukan oleh kampus yang bersangkutan. Sehingga, Disdikbud Kota Lubuklinggau tidak menerima per individu.

“Dengan mendapat data dari kampus, kami juga bisa tahu berarti mahasiswa ini benar-benar tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga lain. Karena salah satu syaratnya, mahasiswa yang bersangkutan memang tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga lain,” imbuhnya.(lik)

Rekomendasi Berita