oleh

‘DIAN’ Jawara Linggau Short Movie Festival 2017

MASK Pemenang Kategori Pelajar

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Malam Penganugerahan Linggau Short Movie Festival (LSMF) 2017 sukses dihelat, Sabtu (30/12). Film berjudul ‘DIAN’ berhasil menjadi Juara I Kategori Umum. Dan memboyong Rp 10 juta, piagam dan piala. Sementara film berjudul ‘MASK’ karya siswa-siswi SMK Yadika Juara I Kategori Pelajar. Mereka berhasil mendapatkan uang tunai Rp 5 juta, piagam juga piala.

Sementara Film Terfavorit Kategori Umum berjudul ‘Koin Kebahagian’, dan Film Terfavorit Kategori Pelajar karya SMAN 3 Lubuklinggau berjudul ‘menuju Cahaya’. Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan untuk Penata Artistik Terbaik yakni dalam Film Juang, Penulis Skenario Terbaik Nanang Haryadi dan Anggi Film Impianku Tercipta di Kotaku, Penyunting Gambar Terbaik Febri Ramadan, Film DIAN dan Nominasi Sutradara Terbaik Rhenald Film. Sementara penganugerahan aktris terbaik diraih oleh Meza yang menjadi pemain utama Film Kado.

Acara yang dimulai pukul 20.30 WIB itu diselenggarakan di Gedung Kesenian Sebiduk Semare, Jalan Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Hadir dalam kesempatan itu Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe. Ia mengapresiasi sekaligus mengucapkan selamat kepada bennyinstitute yang sukses melaksanakan kegiatan tersebut.

Walikota berjanji, untuk pemenang LSMF 2017 Kategori Umum Berjudul ‘DIAN’ akan diproduksi ulang jadi film andalan Lubuklinggau. Karena membawa unsur daerah yang kental.

Penting untuk diketahui, kompetisi ini melahirkan 77 film yang masuk ke email resmi panitia. Dari jumlah tersebut, hanya 63 yang bisa diikutsertakan ke tahap penjurian pra nominasi untuk kemudian diunggah ulang di channel Youtube Bennyinstitute. Ya ada 14 film yang gugur pada tahap I.

Karena sejumlah kesalahan fatal . Seperti mengirimkan link Youtube tanpa melampirkan file film dan mengirimkan file film dan mengirimkan lewat dari tenggat waktu yang telah ditetapkan panitia, yakni 23 Desember 2017 pukul 00.00 WIB.

“Sebenarnya kami tidak ada target tertulis. Misalkan hanya 25 sampai 30 peserta saja, sebenarnya sudah keren. Dan tidak menyangka last minute Sabtu 23 Desember 00.00 WIB ada 77 film yang masuk ke email kami. Dewan juri kaget juga. Karena LSMF perdana ini sengaja dibuat dengan tema yang sangat mengerucut langsung ke Lubuklinggau. Ternyata animo peserta melampaui ekspektasi,” jelas Direktur Bennyinstitute, Benny Arnas.

Proses penilaian dilakukan oleh para juri, dengan melihat secara keseluruhan dari 63 yang masuk pra nominasi tahap I. Juri yang dilibatkan dalam proses penilaian ini adalah Rifqi Zarkasy, peraih beasiswa penuh di SAE Institute (Lembaga film terkemuka dunia). Rifqi juga sutradara dan produser di Jakarta yang kini aktif berkarier sebagai filmmaker untuk ajang-ajang festival bergengsi di Indonesia dan luar negeri.Juri kedua Adhin Abdulhakim, meroket kariernya ketika membintangi iklan google versi ‘cari lagu Dia (Anji) #SelaluTahuMusik di awal tahun 2017. Dan juri Ketiga, Helvy Tiana Rosa pendiri FLP (organisasi kepenulisan terbesar di Asia Tenggara) ia juga produser film ‘Ketika Mas Gagah Pergi’ dan ‘Suka Sedalam Cinta’.(19)

Komentar

Rekomendasi Berita