oleh

Di PUT, Ayam Positif Flu Burung

Hasil Pemeriksaan Awal

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Curup menemukan Ayam terinfeksi Flu Burung. Hasil pemeriksaan petugas kesehatan positif terjangkit.

“Berdasarkan dari pemeriksaan awal ada positif Flu Burung di Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT),” jelas Kepala UPTD Puskeswan Curup, Drh Firi Asdianto ditemui di kantornya, Rabu (4/4).

Firi menyatakan pemeriksaan terhadap hewan ayam petelur baru pemeriksaan screening tes pada hari Sabtu lalu. Dan akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan laboratorium.

“Nanti ditindaklanjuti dengan pemeriksaan laboratorium, tapi sudah suspect Flu Burung,” jelasnya.

Menurut Firi, Rejang Lebong memang daerah endemis Flu Burung. Namun, pada tahun sebelumnya, Rejang Lebong tak ditemukan kasus Flu Burung.

“Tahun lalu kan tidak ada, baru tahun ini ada,” akunya.

Adanya indikasi positif Flu Burung ini, pihaknya sudah menghimbau pemilik ayam yang sifatnya untuk komersil atau budidaya melakukan isolasi.

“Kita sudah minta untuk mengisolasi, memberikan disinfektan, jika ada sampah dibakar atau ditimbun dan jangan dibuang sembarangan karena bisa dimungkinkan akan menular,” jelas Firi.

Masih menurut dia, selama ini Flu Burung sering menyerang pada ayam yang diliarkan.

“Baru kali ini mengenai pada hewan diternak, mungkin disebabkan karena penggunaan vaksin yang tidak maksimal, bisa dikeluarkan dari ayam liar, burung liar, ataupun hewan liar lainnya, banyak faktor terkena Flu Burung,” katanya.

Firi menjelaskan, Flu Burung bersifat zonosis menyerang hewan dan bisa menular pada manusia dan mematikan.

“Kalau Flu Burung ini kadang susah untuk disadari, berbeda dengan rabies yang terlihat terkena saat digigit,” katanya.

Meski demikian, di Rejang Lebong sejauh ini belum ada manusia terkena Flu Burung.

“Kalau di sini korban manusia belum terjadi,” jelasnya.

Informasi lain diperoleh dari petugas di lapangan, dari pemeriksaan terhadap hewan unggas yang terindikasi terkena Flu Burung tersebut, terungkap sudah puluhan hewan peliharaan mati. (09)

Rekomendasi Berita