oleh

Di Musi Rawas, Bocah Dieksekusi, Dikarungi, Dibuang ke Sungai

-Kriminal-4.159 dibaca

LINGGAU POS ONLINE – Petugas Sat Reskrim Polres Musi Rawas (Mura) berhasil mengungkap kasus pembunuhan Kelpinda (15) sebelumnya ditulis Kevin, warga Dusun 4 Desa Lubuk Besar Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) Kabupaten Mura.

Satu dari empat tersangka pembunuhan berhasil diringkus. Yakni DA (14) warga Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Mura, yang kesehariannya bekerja sebagai tukang cuci mobil.

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kasat Reskrim, AKP Wahyu Setyo Pranoto menjelaskan DA ditangkap di rumahnya, Rabu (19/6) sekitar pukul 20.00 WIB.

“Tersangka lainnya, yakni PI, HZ dan DL masih dilakukan pengejaran,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan terhadap tersangka DA, terungkap motif pembunuhan tersebut untuk menguasai atau merampas sepeda motor Honda Beat Nomor Polisi (Nopol) BG 2375 GA warna putih hijau milik korban.

“Berdasarkan keterangan tersangka DA, yang merencanakan pertama kali adalah HZ. Mereka kemudian berbagi tugas untuk melaksanakan pembunuhan,” jelasnya, Kamis (20/6).

Sesuai rencana, DA mengajak korban dari Jayaloka ke lokasi pembunuhan (tempat cucian) dengan iming-iming uang senilai Rp1 juta.

“Menurut pengakuan tersangka pembunuhan terjadi Minggu (16/6) malam,” tambah Kasat Reskrim.

Setelah sampai di cucian mobil, sudah menunggu tersangka lainnya. Dan eksekusi dimulai. Pertama HZ memukul tiga kali di bagian tengkuk korban menggunakan kayu bulat. Tersangka DA juga ikut memukul korban tiga kali menggunakan kayu pada bahu. Akibat pukulan itu, korban jatuh pingsan dengan posisi tengkurap. PI membalikkan tubuh korban dan menusuknya berkali-kali, sesuai hasil visum ada 15 luka tusukan.

Setelah korban tak berdaya, PI meminta HZ mengambil karung. Keduanya kemudian memasukkan korban Kelpinda ke dalam karung.

Saat itu DL masih sempat memukul korban yang berada di dalam karung menggunakan batu sebanyak lima kali. Korban selanjutnya mereka hanyutkan ke Sungai Kelingi.

Terungkapnya kasus ini, dijelaskan Kasat Reskrim, setelah mendapatkan laporan dari orang tua korban Indra (39) warga Dusun 4 Desa Lubuk Besar, petugas langsung melakukan penyelidikan.

Hasilnya diketahui orang yang pergi terakhir bersama korban sebelum ditemukan tewas, yakni tersangka DA. Hingga terungkap motif dan identitas tersangka lainnya.

“Sepeda motor milik korban belum ditemukan, karena dibawa tersangka lainnya. Tersangka DA yang dijanjikan uang, ternyata belum mendapatkannya dari HZ. Doakan kami bisa menangkap semua tersangka,” tambah Kasat Reskrim.

Tersangka DA ditambahkan Kasat diancam dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 80 Ayat (3) UU No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Seperti diketahui sebelumnya, mayat Kelpinda ditemukan warga Desa Petunang Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Mura, Rabu (19/6) sekitar pukul 09.00 WIB, mengapung di Sungai Kelingi. (dlt/yan)

Rekomendasi Berita