oleh

Desak Polisi Usut Oknum Kades Kebur

Dilaporkan ke KPK

LINGGAU POS ONLINE, KEBUR – Dugaan korupsi diduga dilakukan oknum kades Kebur, Umar telah dilaporkan warganya sendiri ke KPK di Jakarta pada 20 Oktober 2017 lalu. Kini, warga kembali mendesak agar kasus oknum kades itu ditindaklanjuti pihak kepolisian, karena hampir satu bulan belum ada blow up dari laporan tertulis tersebut.

Sang pelapor kasus tersebut, Nanang didampingi Dahli, warga Desa Kebur minta agar Polisi cepat tanggap menindaklanjuti lappean warga yang dilakukan pasca demonstrasi ke kantor Bupati Musi Rawas.

“Kami minta ditanggapi agar laporan yang diserahkan kepada KPK dapat direspon, apalagi pengaduan ini berkaitan dengan penyaluran beras untuk warga miskin atau Raskin. Laporan ini setelah di KPK, kami disarankan untuk menyampaikan juga ke Mabes Polri, dan sudah kami laksanakan juga. Lalu disarankan tembusannya ke Kejati Sumsel,” papar Nanang pada Koran ini, Selasa malam (14/11).

Lebih lanjut Nanang menyebutkan setelah mereka pulang dari Jakarta, meneruskan laporan tersebut ke Kapolres Musi Rawas serta Kejari Lubuklinggau, dan Inspektorat Musi Rawas.

“Itu merupakan tindak lanjut dari laporan ke KPK. Laporan yang kami buat ini bukan omong kosong, tapi memang memiliki data dan fakta yang kuat,” imbuh Nanang sembari menyebutkan, nomor surat laporan ke Mabes Polri dengan Nomor IV/23/mabes/bap/2017. Setelah itu mereka meneruskan laporan ke Inspektorat.

Nanang berharap persoalan yang diangkat mereka ini dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kita harapkan persoalan ini ditindaklanjuti. Kemungkinan nanti kami akan  kembali mendatangi KPK, karena belum ada tindakan sampai saat ini,” tegasnya. (01)

Komentar

Rekomendasi Berita