oleh

Desak Komisi II Fasilitasi Pertemuan Dengan Presiden

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Pasca mengikuti pertemuan dengan anggota Komisi II DPR RI, Kamis (24/5) Forum Komunikasi Nasional Percepatan Pembentukan Daerah Otonom Baru Seluruh Indonesia (Forkonas-PP DOB) optimis, desakan mereka untuk pencabutan moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) segera terealisasi.

Hal ini diungkapkan Ketua Presidium Sumatera Selatan Barat (Sumselbar), Wahisun Wais Wahid yang rutin hadir langsung bersama pengurus Forkonas lainnya, di setiap pertemuan. Wahisun menegaskan, Forkonas PP-DOB akan kembali memanfaatkan pertemuan-pertemuan yang akan datang, untuk mendesak Komisi II memfasilitasi mereka untuk bertemu dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

Desakan untuk bertemu langsung dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut akan terus mereka sampaikan, hingga mereka bertemu dan bisa menyampaikan langsung desakan dari Forkonas-PP DOB.

“Pertemuan kesempatan pengurus Forkonas, untuk kembali mempertanyakan desakan kami pasca melakukan pertemuan dengan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Kamis (19/4). Kita juga kembali mempertanyakan, kapan pengurus Forkonas difasilitasi untuk bertemu dan menyampaikan langsung desakan kami ke Presiden RI,” ungkap Wahisun.

Pengurus Forkonas berharap, hasil pertemuan kali ini betul-betul dilaksanakan serta menjadi perhatian baik anggota Komisi II DPR RI maupun pihak Kemendagri.

“Ya menjadi perhatian kalau yang kami desak selama ini, semata-mata untuk kepentingan masyarakat. Watimpres pun saat pertemuan merespon masukan Forkonas dengan baik. Tetapi dari pertemuan itu belum ada hasil. Kita berharap setelah Rakor, desakan Forkonas segera ditindaklanjuti,” ungkapnya kembali.

Sementara untuk agenda Presidium Sumselbar, menurut Wahisun, akan menjadwalkan lagi waktu pertemuan untuk enam daerah, yang masuk dalam Presidium Sumselbar. Pertemuan akan laksanakan di tiga daerah dulu, yakni Kota Lubuklinggau-Musi Rawas dan Muratara. Lalu dilanjutkan ke Pagar Alam, Empat Lawang dan Lahat.

Pihaknya tetap optimis, pemekaran Provinsi Sumselbar bisa terealisasi, meskipun Presiden RI sempat menyampaikan, belum bisa dilaksanakan karena saat ini merupakan tahun politik. Sementara Forkonas-PP DOB, terdiri dari 174 daerah yang akan memekarkan diri, 101 daerah siap dari segala sisi, terutama Sumber Daya Alam (SDA). Anggaran yang dibutuhkan pun tidak terlalu besar, hanya Rp 60 triliun. (13)

Rekomendasi Berita