oleh

Desa Sukamulya Miliki Bank Sampah Sekolah

LINGGAU POS ONLINE, SUKAMULYA – Bank Sampah Desa Sukamulya, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas (Mura) punya cara menarik mengelola sampah. Bahkan, hasil kegigihan mereka itu, bisa membantu anak kurang mampu di empat sekolah.

Bantuan berupa alat tulis diserahkan pada momen Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-73 oleh Camat Tuah Negeri, para Kepala Desa (Kades), dan Perwakilan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura yakni Kasi Kurikulum, Penilaian dan PNF, Johan Wahyudi.

Relawan Bank Sampah Desa Sukamulya, Hotim Husen menjelaskan, Bank Sampah Desa Sukamulya itu diresmikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mura, dr Hj Noviar Marlina Gunawan dan Disdik Mura, akhir 2017 lalu.

“Jadi ide awalnya kami ingin menuntaskan masalah sampah sekolah di Kecamatan Tuah Negeri. Lalu, kami konsultasi dengan Kepala Desa Sukamulya Pak Heri Effendi. Bahkan beliau menyiapkan satu armada untuk mengangkut sampah dari sekolah-sekolah ke Bank Sampah Desa Sukamulya. Inisiatif kami untuk membuat Bank Sampah ini didukungnya secara penuh. Karena Mura juga punya Bank Sampah Mura Sempurna. Jadi ide ini selaras dengan program Pemkab Mura,” terang Hotim Husen, Jumat (17/8).

Setiap minggu, Hotim bersama tiga relawan lainnya mengangkut sampah dari 20 sekolah di Kecamatan Tuah Negeri, baik SD, SMP maupun SMA.

“Sampah-sampah itu belum kami pilah. Jadi sesampai di Bank Sampah ada sekitar 1,5 ton sampah baru dipilah. Setelah dipilah diambil oleh Bank Sampah Mura Sempurna yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mura. Uang hasil penyerahan sampah ke DLH inilah, yang kami belikan alat tulis untuk anak-anak kurang mampu, kemarin,” terang Hotim Husen.

Jadi alat tulis yang diserahkan pada momen 17 Agustus 2018 itu merupakan hasil perdana. Rencananya, kata Hotim Husen, September 2018 nanti ada penyerahan lagi.

Untuk tahap perdana kemarin, siswa yang menerima bantuan alat tulis itu dari SDN Lubuk Rumbai 5 orang, dari SDN Sukamulya 10 orang, dari SDN 2 Desa Darma Sakti 15 orang dan dari Yayasan Babussalam SMA-MA dan MTs 15 orang.

“Kami berharap, dengan adanya Bank Sampah di Desa Sukamulya, persoalan sampah di sekolah-sekolah Kecamatan Tuah Negeri bisa pelan-pelan diatasi. Disamping itu, kami juga bisa membantu anak-anak yang kurang mampu dari hasil mengelola sampah ini,” imbuhnya lagi.

Di akhir perbincangan, ia berharap ke depan bisa mendapat bantuan kendaraan roda tiga untuk armada pengangkut sampah.

“Selama ini, kami kesulitan menempuh sekolah-sekolah yang jalannya sempit. Jadi nggak bisa masuk. Dari proses pengangkutan itu juga kami ajari sekolah manajemen memilah sampah. Kami berharap, kerja relawan ini bisa menginspirasi masyarakat Kecamatan Tuah Negeri khususnya untuk tidak buang sampah sembarangan lagi,” harap dia. (02)

JUDUL : Butuh Satu Armada Roda Tiga

Rekomendasi Berita