oleh

Demo Polres Musi Rawas, HMI Minta Pelaku Penganiayaan Ditangkap

LINGGAU POS ONLINE – Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Lubuklinggau, mendatangi Mapolres Musi Rawas, Senin (16/9/2019) siang. Mereka mempertanyakan laporan terkait dugaan pengeroyokan kader mereka di Desa Mandiangin Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Ketum HMI Arman didampingi Korlap Tomi Irawan dalam aksinya, meminta Polres Musir Rawas mengusut tuntas kasus pengeroyokan dengan korban, Kader HMI Dodi Ariadi (21) yang terjadi Kamis (12/9/2019).

“Polres Musi Rawas harus segera menangkap pelaku pengeroyokan dan dihukum sesuai undang-undang yang berlaku. Dan aksi pengeroyokan ini jangan terulang lagi,” ujar mereka.

Terpisah Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui Kasubag Humas Iptu Mad Rodji kepada Linggau Pos Online menjelaskan, “Pihak Polres sedang berjalan mendalami penyelidikan kasus, jika ada yang mencuat indikasi pelaku dan akan menangkap siapa pelaku dan dalangnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Rifandi kakak korban mengatakan, adiknya yang tengah kuliah Semester II di STAIS BS Lubuklinggau ini, diduga dianiaya oleh anak buah oknum Kades Mandiangin yang kemungkinan tidak senang dengan unggahan di Facebook yang sering berkaitan dana desa.

“Adik saya itu sering ekspose mengenai dana desa di akun Facebook-nya. Tidak tahu kenapa mungkin Kades tersinggung, menyuruh anak buahnya mengeroyok Dodi. Mungkin tujuannya untuk mengasih efek jerah agar tidak mengunggah berkaitan dana desa,” jelas Rifandi.

Darisanalah, pada Rabu (11/9) sekitar pukul 22.00 WIB dihilir Desa Mandiangin, korban dikeroyok oleh anak buah kades.

Akibat dari pengeroyokan korban menderita luka tusuk dibagian tangan dan punggung oleh benda tajam. Dan memar-memar serta bengkak dibagian kepala.

Sumber: mureks.id

Rekomendasi Berita