oleh

Delapan Tenaga Kerja Asing Bekerja di Musi Rawas

LINGGAU POS ONLINE – Hanya delapan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Jumlah ini merujuk dari data yang dicatat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mura.

Seperti disampaikan Kepala Disnaker Mura, H Mifta Jhoni melalui Kasi TKI, Mimin saat dikonfirmasi, Selasa (10/9) mengatakan bahwa delapan TKA itu mayoritas berasal dari Malaysia yang bekerja di 28 perusahaan perkebunan wilayah Kabupaten Mura.
Namun, TKA harus mentaati aturan berlaku, bahkan setiap bulan mesti wajib lapor instansi menaungi pengawasan orang asing. Sehingga selalu diimbau perusahaan maupun TKA, agar mentaati peraturan yang ada. Terutama mengenai, pelaporan izin menetap.

“Langkah dan tugas kita Disnaker bersama Timporan dan UPT Disnaker Sumsel itu selalu mengawasi. Bahkan juga terus menyosialisasi Undang-Undang (UU) berlaku melarang TKA ilegal,” kata Mimin.

Menurutnya, hal itu dilakukan agar semua kondisi dan keadaan TKA pemerintah mesti mengetahuinya. Sedangkan, untuk perusahaan yang tetap membandel tidak mau melapor berikan sanksi tegas berkala, baik berupa teguran maupun saksi berat.

“Selain memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak melapor TKA-nya, pekerja asing yang melanggar aturan langsung dideportasi (pengusiran),” jelasnya.

Ditambahkan, bagi TKA jika datang ke Kabupaten Mura untuk bekerja dapat menyertakan visa kunjung, dan visa kerja.

“Kita berharap, kepada TKA terutama pihak perusahaan yang mempekerjakan orang asing, setiap bulan melaporkan kondisi TKA-nya ke pihak Disnakertrans,” harapnya.

Laporan Daulat

Rekomendasi Berita