oleh

DD Bisa untuk Kembangkan Sektor Wisata

EMPAT LAWANG – Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Tebing Tinggi melaksanakan Musyawarah Antar Desa (MAD), Jumat (4/1). Mereka menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kinerja TPID 2018 sesuai SK (Surat Kerja) Camat Tebing Tinggi. Tugas utamanya membantu setiap desa untuk mengangkat inovasi yang ada di desa.

Ketua TPID Kecamatan Tebing Tinggi, Melina Puspita Sari menerangkan, TPID juga jadi ‘jembatan’ desa dalam memanfaatkan Dana Desa (DD) supaya tidak selalu untuk membangun atau merehab infrastruktur.

“DD juga bisa untuk mengembangkan potensi wisata, kerajinan dan pemberdayaan masyarakat untuk bisa mengangkat perekonomian warga di desa,” tutur dia.

Sehingga, terang Melina, 20 desa se-Kecamatan Tebing Tinggi digali potensinya. Hasilnya, lima desa ter-capturing dan dinilai TPID memiliki inovasi.

Teknik capturing-nya, dengan membuat video singkat mengenai inovasi dari lima desa tersebut. Dalam video itu dijelaskan manfaat yang dirasakan masyarakat dari hasil inovasi yang dilakukan melalui DD.

Desa-desa yang sudah merasakan efek positif ini, pertama Desa Rantau Tenang yang memanfaatkan DD dengan membuat aliran air bersih ke rumah warga dan mengubah pola Hidup masyarakat menjadi lebih sehat dan bersih.

Kedua, Desa Terusan Lama membuat lapangan parkir terintegrasi dengan lapangan voli.

Ketiga, Desa Terusan Baru memberdayakan ibu-ibu dengan membuat anyaman dari sampah plastik.
Keempat, Desa Ulak Mengkudu tumpang sari ternak ayam dan ternak lele.

Kelima, di Desa Aurgading membuat embung desa multifungsi, baik untuk pengairan sawah, wisata pemandian dan peternakan ikan.

Camat Tebing Tinggi Suan Amri mengapresiasi kerja TPID Kecamatan Tebing Tinggi yang telah membantu mewujudkan inovasi-inovasi dari desa-desa tersebut.

“Saya tahu kinerja dari TPID Tebing Tinggi dan mudah-mudahan menjadi tim terbaik se-Kabupaten Empat Lawang,” imbuhnya. (key)

Rekomendasi Berita