oleh

DD-ADD Fokus Pada Pemberdayaan Ekonomi

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Tahun 2018, pelaksanaan Anggaran Dana Desa (ADD) bersumber dari APBD dan dana Desa (DD) bersumber dari anggaran pusat tidak difokuskan lagi pada pembangunan infrastruktur. Namun, realisasi anggaran desa lebih fokus pada pemberdayaan perekonomian masyarakat kreatif.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kadinsos PMD) Kabupaten Rejang Lebong, Dharmansyah ditemui di ruang kerjanya Selasa (21/11) menjelaskan, anggaran DD dan ADD yang sudah berjalan lebih dari tiga tahun sebelumnya memang banyak memfokuskan pada pembangunan infrastruktur di desanya masing-masing.

Namun, pada tahun 2018 mendatang ini penggunaan DD lebih diprioritaskan pada pembangunan perekonomian masyarakat kreatif dan pembinaan masyarakat. Terkecuali, ada desa yang memang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur yang dinilai sangat urgen.

“2018 untuk infrastruktur yang memang urgen saja, selebihnya banyak difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kreatif. Dan itu sinkron dengan rencana pemerintah daerah Rejang Lebong yang akan fokus dengan pembangunan di sektor pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,”tutur Dharmansyah.

Dijelaskan Dharmansyah, pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kreatif difokuskan sesuai dengan kondisi di masing-masing desa dengan memanfaatkan Bumdes. Seperti usaha sembako, kerajinan, peternakan dan pertanian, dan usaha-usaha kerakyatan lainnya yang bisa dikelola oleh masyarakat sendiri.

Kemudian, tambahnya, sesuai instruksi pusat, pihaknya juga akan mengembangkan potensi desa wisata.

“Bagi desa-desa yang memiliki potensi wisata bisa dimanfaatkan untuk menjadikan desa tersebut sebagai desa wisata,”paparnya.

Banyak kategori desa wisata, ada yang memanfaatkan situs-situs sejarah yang ada di desanya menjadi wisata sejarah, kemudian memanfaatkan kondisi alam pertanian sehingga bisa jadi wisata pertanian, wisata kerajinan, kuliner hingga potensi pemandangan alam yang dimiliki desa tersebut.

“Memanfaatkan potensi wisata desa ini bisa dikelola dengan Bumdes dan bisa dikelola oleh karang taruna, Risma dan kalangan masyarakat di sekitar desa tersebut. Pemberdayaan ekonomi dan usaha kreatif serta pembinaan memang perlu diprioritaskan,” ungkapnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita