oleh

Data Wajib Pajak Tidak Valid

CURUP – Data Wajib Pajak (WP) pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kabupaten Rejang Lebong banyak tidak valid. Hal ini salah satu alasan target pajak PBB tidak tercapai 100 persen.

Kabid Penagihan dan Pendapatan BPKD Kabupaten Rejang Lebong, Hari Mulyawan, Kamis (10/1) menjelaskan target PBB 2018 Rp2,4 miliar hanya terealisasi 70 persen.

Hari memaparkan, tidak tercapainya target PBB salah satunya karena data wajib pajak yang masuk ke dalam database BPKD Kabupaten Mura banyak yang tidak akurat dengan kondisi saat ini.

“Sebagian wajib pajak yang tidak tahu pemiliknya, sehingga objek pajaknya tidak tertagih, kalau jumlah objek pajak saat ini sekitar 80 ribu,” jelasnya.

Dengan tidak tercapainya target PBB tahun 2018, maka target PBB 2019 tidak dinaikkan. Ia juga memaparkan, dengan masih banyaknya data yang tidak valid terhadap objek pajak tahun ini pihaknya akan melakukan pendataan objek pajak yang dinilai tidak valid.

“Kita pendataan lagi agar objek pajak bisa lebih valid dan sesuai dengan kondisi sekarang,” katanya.

Sementara itu, untuk objek pajak yang banyak tidak valid, tersebar di sejumlah kecamatan.

“Yang banyak di kawasan pasar-pasar,” tambah Hari.

Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rejang Lebong saat ini masih dalam perekapan. Target PAD tahun 2018 ditargetkan Rp93 miliar naik menjadi Rp99 miliar tahun 2019.(Sam)

Rekomendasi Berita