oleh

Dari Tempat Penelitian Menjadi Taman Wisata

LINGGAU POS ONLINE, LAHAT – Kabupaten Lahat dikenal kaya akan potensi wisata. Tak hanya destinasi wisata yang tercipta sendirinya secara alami, tetapi juga destinasi hasil karya manusia. Demikian misalnya Taman Batu Organik, sebuah destinasi wisata yang memadukan nilai seni dengan unsur alam.

Ya, kawasan wisata yang berada di Desa Bandu Agung Kecamatan Muara Payang ini tengah populer. Terlebih, destinasi ini terbilang cukup unik dan jarang dijumpai di daerah lain.

Damsi, pemilih Taman Wisata Batu Organik mengaku, inspirasi pembuatan taman ini sendiri awalnya ditujukan sebagai tempat penelitian dengan material bebatuan yang disusun sedemikian rupa hingga bernilai seni tinggi.

Nah, pada setiap susunan batu ditanam pula pelbagai jenis tanaman maupun buah-buahan sehingga sangat menyatu dengan alam dan terkesan natural.

“Ya, dalam pengerjaan taman ini saya dibantu oleh anak didik saya,” terangnya seraya mengungkapkan, bahwa pengerjaan Taman Wisata Batu Organik ini sendiri sudah dilakukan sejak tahun 1980-an, dan terus ditata hingga sekarang.

Tak hanya pada setiap bagian susunan batuan organik saja, seluruh halaman kawasan ini pun ditanami rerumputan yang kian memperindah nuansa alami destinasi wisata ini. Uniknya, pengerjaan Taman Wisata Batu Organik ini rupanya hanya menggunakan alat-alat tradisional.

“Ya, alat-alat yang kita gunakan semuanya tradisional, seperti cangkul, parang, linggis hingga balok kayu untuk mengangkat bebatuan,” bebernya.

Rupanya, taman yang semua ditujukan untuk sebagai tempat penelitian menarik minat pengunjung. Betapa tidak, pesona keindahan Taman Wisata ini rupanya menjadi magnet tersendiri bagi para pelancong.

“Di sini tempatnya bagus, asri dan sangat alami. Banyak juga pelbagai tanaman dapat kita jumpai di sini seperti nanas, mangga, pepaya. Yang membuat saya takjub, cara penyusunan batunya yang snagat rapih dan indah,” tutur Merli, salah seorang pengunjung. (02)

Komentar

Rekomendasi Berita