oleh

Dapat Menu Latihan Taktik

Persiapan Timnas U22 Jelang Piala AFF 2019

JAKARTA – Pemusatan latihan (pelatnas) Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-22 sudah memasuki hari keempat. Dalam latihan yang digelar di Lapangan ABC, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (9/1) kemarin, para pemain sudah menjalani latihan taktik.

Meski hujan turun membasahi tempat latihan, namun para pemain yang sudah hadir sangat bersemangat menerima bimbingan latihan yang diberikan oleh pelatih Indra Sjafrie.

Tercatat, hingga hari keempat ini pemain yang sudah hadir dalam pemusatan latihan sekaligus ajang seleksi bagi para pemain untuk masuk dalam skuat inti Timnas Indonesia U-22 menuju Piala AFF U-22 2019 di Kamboja itu, sudah dihadiri oleh 34 pemain.

“Hari ini sudah hari keempat (latihan), kami sudah ingin melihat kemampuan para pemain dan dasar mereka mengenai rencanan permainan yang akan kami mainkan. Jadi hari ini kita sudah memulai latihan taktikal,” ungkap Indra usai menjalani sesi latihan.

Dalam prosesi latihan, terlihat Indra membagi 30 pemain outfield ke dalam tiga kelompok. Indra yang berdiri di tengah lapangan memberikan instruksi kepada para pemain untuk menerapkan rencana permainan yang diinginkannya.

“Jadi kami mencari model permainan yang kami inginkan, dan itu-lah yang akan kita persiapkan serta kita juga mencari pemain-pemain yang bisa menerapkannya dalam pertandingan nanti. Hari ini kita sudah bisa melihat bagaimana pemahaman mereka menegenai rencanan permainan yang kami inginkan itu,” tutur Indra.

“Program ini saya akan terapkan dalam jangka panjang, agar meraih kesempurnaan. Dan saat ini yang kami ingin adalah membuat rencana permainan itu agar bisa cocok dengan pemain yang sesuai untuk menjalankannya. Dan saya ingin mencarinya dari 40 pemain yang sudah ada dalam daftar,” sambungnya.

Pelatih berkumis tebal itu juga mengaku terpincut kepada para pemain debutan yang ada di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22. Menurutnya, ada beberapa pemain yang tampil cukup menonjol, terutama soal taktik yang ia terapkan dalam latihan hari ini. Indra mengatakan, beberapa pemain itu memiliki kemampuan yang mumpuni meski sebelumnya tidak terpantau olehnya.

“Jadi ada beberapa pemain itu tidak pernah saya lihat sebelumnya, namun performanya (dalam latihan taktik) cukup menjanjikan,” tegasnya.

Meski demikian, Pelatih yang pernah membawa Timnas Indonesia juara Piala U-19 AFF tahun 2013 itu tak membeberkan siapa saja pemain yang mencuri perhatiannya dalam latihan kali ini.

Sementara itu salah satu pemain seleksi timnas Indonesia U-22, Firza Andika mengaku bahwa ia merasakan adanya peningkatan dalam berbagai hal terhadap dirinya. Namun hal itu terjadi usai dirinya menjalani uji coba (trial) di dua negara Eropa, Belgia dan Spanyol pada akhir 2018, lalu.

Firza menjadi pemain terakhir yang sudah bergabung bersama rekan-rekan setimnya. Firza bergabung ketika para skuat Garuda Muda sudah menjalani latihan hari keempat. Meski baru bergabung, namun pemai yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-19 itu cukup cepat untuk beradaptasi dengan pemain lainnya.

“Saya merasakan ada peningkatan kepada diri saya, dari sisi mental, fisik dan permainan. Namun, saya akan terus berlatih secara maksimal agar bisa terus meningkat permainan saya,” ungkap Firza kepada wartawan usai latihan.

“Selama berada di Belgia saya mendapatkan pelatihan teknik yang cukup berbeda dengan yang selama ini saya dapati, apalagi di Spanyol, yang menerapkan permainan cepat,” sambungnya.

Firza yang sudah beberapa kali tampil di turnamen internasional bersama timnas U-19, termasuk Piala U-19 Asia 2018, harus beranjak dari nol ketika menginjakkan kaki di rumput Belgia dan Spanyol. Di Belgia Firza Firza menjalani trial di klub AFC Tubize selama tiga pekan dan UD Alzira di Valencia, Spanyol selama satu pekan.

Pengalaman selama empat pekan di Eropa itu membuat dirinya semakin percaya diri untuk bisa menembus skuat utama Garuda Muda yang diproyeksikan untuk Piala AFF U-22 2019, Februari mendatang.

“Saya merasa yang paling berpengaruh adalah mentalitas saya. Ketika di sana saya merasa sulit karena jauh dari keluarga, dan yang kedua permainannya sangat berbeda levelnya. Namun, sekarang itu membantu saya menjadi lebih baik di sini (pemusatan latihan). Jadi sekarang saya sudah terbiasa, ditmbah sering bertemu juga (rekan timnas), jadi sekarang sudah tidak malu-malu lagi ataupun grogi,” jelasnya.

Sebagai informasi Timnas Indonesia U-22 tengah menggelar pemusatan latihan sekaligus seleksi perdana untuk menentukan tim yang akan bertanding di Piala U-22 AFF 2019 di Kamboja yang berlangsung pada 17 Februari-2 Maret 2019. Di turnamen itu, Indonesia bergabung di grup B bersama Malaysia, Myanmar, Singapura dan tuan rumah Kamboja. (gie/fin/wsa)

Rekomendasi Berita