oleh

Dani dan Krisna Tunggu Sang Ayah

LINGGAU POS ONLINE, MUARA KATI LAMA – Aksi kekejaman RK (33) yang membunuh sang istri Z (29) masih menyisakan duka bagi kedua putranya, Dani (11) dan Krisna (4). Sejak dua hari yang lalu kakak beradik ini tak lagi tinggal di Desa Durian Remuk, Kecamatan Muara Beliti.

“Iya, Dani dan Krisna sekarang diasuh kakeknya, Pak Harto. Yang merupakan orang tua ayah mereka, RK. Mereka diasuh di Desa Muara Kati Lama, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK),” tutur Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Musi Rawas, Ngimaduddin, Jumat (8/12).

Pasca kejadian memilukan itu, kata Ngimaduddin, Dani sempat demam. Sementara adiknya, Krisna masih meracau saat malam.

“Keduanya kerap menunggu kepulangan sang ayah. Kalau malam-malam kakak beradik ini kata Pak Harto, duduk di depan pintu rumah. Mereka menunggu sang ayah RK yang biasa pulang nyadap karet malam-malam. Mereka tidak tahu kalau ayahnya sedang dalam proses hukum. Jadi siapapun yang datang menjenguk mereka, berusaha menghibur dan menenangkan. Termasuk kami, saya ajak Dani dan Krisna main bulutangkis,” kata Ngimaduddin.

Mendengar cerita keluarga, Dani memang dikenal dekat dengan sang ayah. Sehingga ketiadaan RK di sampingnya, cukup membuatnya gundah. Sementara Krisna sang adik, lebih dekat dengan sang ibu. Sehingga terkadang Krisna meracau tentang pembunuhan yang dilakukan sang ayah terhadap ibunya.

Mengenai makan dan istirahat Dani dan Krisna, Ngimaduddin memastikan tidak ada yang berubah.

“Kami sudah memfasilitasi keluarga Pak Harto sebuah handphone dari KPAD. Jadi kalau ada apa-apa kami minta mereka hubungi kami. Kalau sampai beberapa hari ke depan, Krisna masih meracau memanggil nama sang ibu, jelas kami turunkan psikiater. Hanya saat ini belum masuk kategori harus diturunkan psikiater,” jelasnya.

Untuk menuju kediaman kakek Dani dan Krisna, tim dari KPAD Musi Rawas harus menyeberang jembatan. Di sana, Dani dan Krisna diawasi dan didampingi sang kakek.

Sampai hari ini, Dani pun belum bersekolah.

“Kami sedang mengurus administrasi kepindahan Dani dari SDN Muara Beliti ke SDN Muara Kati Lama. Kita usahakan minggu depan, Dani sudah sekolah lagi di tingkat V SD,” jelasnya.(05)

Komentar

Rekomendasi Berita