oleh

Dana Banpol Terserap Habis

KAYU ARA – Dana Bantuan Parpol (Banpol) yang diperuntukkan untuk pendidikan politik senilai Rp454.273.640 sudah terserap. Sebab, 10 Partai Politik (Parpol) sudah mengajukan Banpol yang dianggarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau pada tahun anggaran 2018. Demikian disampaikan Kepala Kesbangpol Lubuklinggau, Edi Rogiansyah melalui Kasi Hubungan Antar Lembaga (Hubal), Tugimin, Selasa (18/12).

Menurut Tugimin, besarnya jumlah bantuan yang diterima Partai Politik (Parpol) mengacu pada Peraturan Walikota (Perwal) Lubuklinggau No.70 Tahun 2014 tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik. Dasar hukum dari Perwal tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) No.5 Tahun 2009 tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No.26 Tahun 2013 tentang perubahan atas Permendagri No.24 Tahun 199 tentang Pedoman Tata Cara Penghitungan, Penganggaran Dalam APBD, Pengajuan, Penyaluran, dan Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan Bantuan Keuangan Partai Politik.

Kemudian, Perwal yang ditetapkan juga mengacu pada Undang-Undang (UU) No.7 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota Lubuklinggau, UU No.33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Selanjutnya, UU No.2 Tahun 2008 tentang Partai Politik sebagaimana telah diubah dengan UU No.2 Tahun 2011 tentang Partai Politik. Lalu, UU No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Permendagri No.24 Tahun 2009 tentang Pedoman Tata Cara Penghitungan, Penganggaran dalam APBD, Penyaluran dan laporan Pertanggungjawaban Penggunaan Bantuan Keuangan Partai Politik sebagaimana telah diubah dengan Permendagri No.26 Tahun 2013.

“Maka, ditetapkan per suara yang diperoleh Parpol di Pileg sebelumnya Rp4.400,” katanya.

Namun, tidak semua Parpol dapat bantuan, sebab bantuan hanya diberikan terhadap Parpol yang dapat kursi di parlemen. Jadi, Parpol yang dapat bantuan di Kota Lubuklinggau hanya 10 Parpol, yakni Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Demokrat, Partai Hanura, Partai Gerindra, PKB, PKS, PDIP, PBB dan PPP. Sedangkan, PAN dan PKPI tidak dapat bantuan walaupun jumlah suara yang diperoleh mereka cukup banyak, yakni PAN mendapat 3.965 suara dan PKPI memperoleh 993 suara di Pemilu Legislatif 2014 lalu.

Berikut rincian Banpol yang diperoleh Parpol, yakni Partai NasDem per tahun dapat Banpol sebesar Rp48.448.000, dengan rincian perolehan suara di Pemilu Legislatif 2014 sebanyak 11.020 suara. PKB dapat bantuan per tahun Rp48.598.000, dengan perolehan suara 11.045. PKS dapat bantuan Rp35.376.000 dengan jumlah suara 8.040, PDIP dapat bantuan Rp43.432.400 dengan perolehan suara 9.871, Partai Golkar dapat bantuan Rp92.501.200 dengan jumlah suara 21.023. Partai Gerindra dapat bantuan Rp57.591.600 dengan jumlah suara 13.089, Partai Demokrat dapat bantuan Rp61.287.600 dengan jumlah suara 13.929, PPP dapat bantuan Rp37.844.400 dengan suara 8.601, Partai Hanura dapat bantuan Rp25.194.400 dengan suara 5.726, terakhir PBB dapat bantuan Rp40.000.40 dengan perolehan suara 9.091.

“Semoga dengan sudah tersalurkannya Banpol ini, pendidikan politik di Kota Lubuklinggau bisa lebih baik lagi dari sebelumnya,” harapnya. (aku)

Rekomendasi Berita