oleh

Dampak Petugas Kebersihan Dirumahkan, Pasar Pendopo Penuh Sampah

Hampir setiap sudut Pasar Tradisional Modern (PTM) Pendopo dipenuhi sampah. Karena kerap dibiarkan, lokasi yang sejatinya jadi pusat perbelanjaan itu jadi terkesan kumuh.

Laporan Iqbal, Pendopo

SITUASI itu dikeluhkan para pengunjung dan pedagang pasar di kawasan tersebut. Karena kondisi pasar tidak hanya menjadi tidak sedap dipandang, namun juga berbau tidak sedap dari aroma yang dikeluarkan dari sampah menumpuk tersebut.

“Kami pedagang di kawasan ini, selalu membayar retribusi setiap hari. Lalu, ke mana petugas kebersihan hingga sampah dibiarkan berserakan,” ujar Wartopo, salah seorang pedagang, Jumat (5/4).

Sementara, salah seorang pengunjung pasar mengatakan, instansi yang mengelola teknis kebersihan, harus segera mengambil langkah untuk mengatasi persoalan sampah di kawasan Pasar Pendopo. Sebab kata dia, dirinya mendengar jika seluruh petugas kebersihan di kawasan Pasar Pendopo sudah dipecat.

“Infonya petugas kebersihan kemarin, demo ke DLH di Tebing Tinggi, nuntut pembayaran gaji tiga bulan. Namun saat pulang mereka bercerita sudah diberhentikan jadi tukang sapu pasar. Baru satu hari saja mereka tidak nyapu, kondisinya sudah seperti ini, apa lagi jika selamanya, bakal ada gunungan sampah di tengah pasar,” cetusnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Pendopo, Muhibiddin menjelaskan, sampah di kawasan Pasar Pendopo karena mulai kemarin, petugas kebersihan sudah dirumahkan, oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Empat Lawang.

“Iya, mulai hari ini (kemari,red) petugas kebersihan dirumahkan. Dari 20 petugas yang ada, cuma tiga orang saja yang masih bekerja. Itupun tugasnya hanya mengangkut sampah dari kawasan pasar ke tempat pembuangan akhir. Kalau tukang sapu, sudah tidak ada lagi,” kata Muhibiddin.

Lebih lanjut dikatakannya, petugas kebersihan menurut rencana akan dipihaktigakan oleh pihak DLH Kabupaten Empat Lawang.

“Itu teknisnya pihak DLH Kabupaten Empat Lawang, kapan pihak ketiga mulai bekerja, kami tidak tahu,” tukasnya. (*)

Rekomendasi Berita