oleh

DAK Disdik Rejang Lebong Rp7,7 Miliar

“Ketika di Dapodik sarana dan prasarananya rusak ringan atau sedang, maka tidak dapat DAK. Sekolah yang akan dibangun ini yang memang rusak berat… ”

Kepala Dinas Pendidikan Rejang Lebong, Noprianto

LINGGAU POS ONLINE- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rejang Lebong tahun 2020 akan mendapatkan Rp7,7 miliar Dana Alokasi Khusus (DAK). Hal itu diungkapkan Kepala Disdikbud Rejang Lebong, Noprianto, Rabu (30/10).

DAK tersebut rencananya akan digunakan untuk kegiatan fisik seperti untuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), sanitasi dan pengadaan alat kesenian daerah.

“DAK ini semuanya hampir fisik, ada pengadaan ada konstruksi, kalau pengadaan rencana untuk pengadaan alat kesenian daerah,” paparnya.

Noprianto menjelaskan, untuk memastikan angka DAK yang diperoleh pada tahun 2020 mendatang pihaknya masih dalam tahap persiapan.

“Kita belum ngedes, siapa tahu nanti setelah ngedes jumlahnya bisa bertambah. Kalau kapan ngedesnya kita nunggu dari kementerian yang mengatur kapan ngedes, namun biasanya tahun lalu pada November,” imbuhnya.

Terkait sekolah yang ada di Kabupaten Rejang Lebong yang kondisinya rusak disesuaikan dengan data Dapodik.

“Ketika di Dapodik sarana dan prasarananya rusak ringan atau sedang, maka tidak dapat DAK. Sekolah yang akan dibangun ini yang memang rusak berat,” katanya.

Untuk jumlah sekolah yang saat ini dalam kondisi rusak berat, diperkirakan mencapai belasan sekolah.

Laporan Syamsul Ma’arif

Rekomendasi Berita