oleh

Curi Motor Jemaah Masjid, Anwar Babak Belur Diamuk Massa

LINGGAU POS ONLINE, TUGUMULYO – Warga geram. Anwar (45) pun nyaris tewas. Tersangka kasus pencurian kendaraan motor (Curanmor) babak belur. Jadi amukan massa.

Ya, perbuatan Anwar tergolong nekat. Ia diduga mencuri motor milik Satim (60). Jemaah ini sedang salat memarkirkan motornya di halaman  Masjid Al-Huda di Desa K Kalibening, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas. Kejadiannya sekitar pukul 20.00 WIB, Sabtu (7/4).

Untungnya, Polisi Mapolsek Tugumulyo bergerak cepat. Sehingga nyawa tersangka asal warga Desa Ketuan, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas bisa diselamatkan. Dari amukan massa.

Informasi didapatkan, diduga bermula saat Satim hendak melaksanakan Salat Isya berjamaah di Masjid Al-Huda di Desa Kalibening. Seperti biasa, Satim mengendarai motor Honda Supra X Nopol BG 4310 GC warna biru silver dan memarkirkannya di halaman masjid.

Setelah memarkirkan motornya, Satim masuk masjid dan melaksanakan Salat Isya berjamaah. Usai melaksanakan Salat Isya, Satim keluar akan pulang ke rumah. Namun saat melihat ke halaman masjid, motor yang di parkirkan di halaman sudah tidak ada lagi di tempatnya.

Satim memberitahukan kepada warga bahwa motornya hilang, kebetulan ada warga yang melihat, Anwar membawa motor Satim yang hilang. Satim bersama dengan warga bersama-sama mengejar dan pengepungan Anwar, hingga akhirnya Anwar tertangkap dan menjadi bulan-bulan warga.

Kebetulan polisi bergerak cepat, dan langsung mengamankan Anwar dari amukan massa dan langsung dibawa ke RS Dr Sobirin untuk diobati karena sempat menjadi amukan massa.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Tugumulyo, AKP Dedi Purma Jaya didampingi Kanit Reskrim, Ipda Erwin saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus pencurian motor tersebut.

“Namun, saat ini tersangkanya sudah kita amankan, saat ini masih dirawat di rumah sakit lantaran sempat dipukul massa,” kata Dedi Purma Jaya didampingi Kanit Reskrim, Ipda Erwin.

AKP Dedi sapaannya mengimbau, kiranya kepada jemaah dan warga untuk lebih berhati-hati saat memarkirkan motornya baik di tempat ibadah, minimarket maupun di pasar.

“Sebab, pelaku kejahatan saat ini memanfaatkan hal tersebut, akan lebih baik jika kendaraan dilengkapi dengan kunci ganda agar lebih aman,” tutupnya.(03)

Rekomendasi Berita